Share

Menko Luhut Ingatkan Menhub Tambah Tiket Pesawat ke Bali Jelang G20

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Rabu 28 September 2022 08:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 28 320 2676361 menko-luhut-ingatkan-menhub-tambah-tiket-pesawat-ke-bali-jelang-g20-bC0qoYntqo.jpg Luhut minta tiket pesawat ke Bali ditambah (Foto: Okezone)

JAKARTA – Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk menambah alokasi pemesanan tiket pesawat menuju Bali. Pasalnya, menjelang puncak G20 mobilitas menuju Bali akan meningkat pesat.

"Saya mengingatkan Menteri Perhubungan, bagaimana caranya kita supaya booking tiket pesawat yang terkoneksi dari Singapura atau dari negara manapun yang masuk ke Bali pada persiapan G20, bisa ditambah," ujar Luhut dilansir dari Antara, Rabu (28/9/2022).

Dia menambahkan bahwa sektor pariwisata domestik terus meningkat, terutama menjelang perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

"Saya mendapatkan laporan mengenai kenaikan penumpang ke Bali sudah lebih dari 123%," katanya.

Dengan demikian, booking tiket pesawat sangat tinggi. Menko Marves juga menerima laporan bahwa orang-orang yang melakukan booking untuk perhelatan G20 di Bali tidak mendapatkan tempat lagi sehingga hal tersebut tentunya perlu menjadi perhatian.

Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Andreas Dipi Patria mengatakan bahwa trafik penerbangan di Bandara Ngurah Rai memang sempat anjlok selama pandemi Covid-19 dua tahun terakhir, terlebih lantaran penerbangan internasional ditutup.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Namun, seiring pemulihan yang berlangsung, trafik penerbangan di bandara tersebut mulai perlahan meningkat. Bahkan tercatat sudah mencapai 60-75% per September 2022.

Tingginya trafik penerbangan ke Bali diperkirakan bisa terus meningkat hingga hari H puncak KTT G20 pada pertengahan November mendatang.

Oleh karena itu, Andreas menyebut strategi buka-tutup diharapkan bisa mengatur lalu lintas penerbangan agar tidak terjadi penumpukan di bandara. Terlebih selama pelaksanaan KTT G20, pesawat delegasi akan menginap/parkir di bandara sekitar Bali.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini