Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indeks Dolar AS Melemah, Mata Uang Inggris Naik Tajam

Shelma Rachmahyanti , Jurnalis-Jum'at, 30 September 2022 |06:26 WIB
Indeks Dolar AS Melemah, Mata Uang Inggris Naik Tajam
Dolar AS melemah (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Indeks dolar AS melemah pada penutupan perdagangan kemarin. Sementara itu, mata uang Inggris Poundsterling naik tajam setelah bank sentral Inggris (BoE) melakukan hari kedua pembelian obligasi untuk menstabilkan pasar keuangan.

Pound membukukan kenaikan persentase satu hari terbesar sejak Maret 2020 dan terakhir diperdagangkan pada USD1,1076 melonjak 1,8%. Setelah mencapai palung sepanjang masa di USD1,0327 tiga hari lalu, sterling telah reli lebih dari 7,0% terhadap dolar AS.

Pemulihan mata uang Inggris sebagian disebabkan oleh tindakan BoE. Pada Kamis (29/9), BoE membeli 1,415 miliar pound (1,55 miliar dolar AS) obligasi Pemerintah Inggris dengan jangka waktu lebih dari 20 tahun, hari kedua dari program multi miliar pound yang dirancang untuk menstabilkan pasar.

"BoE menunjukkan kreativitas dan kemauan untuk menanggapi pasar yang gila," kata Kepala strategi valuta asing global di BMO Capital Markets Greg Anderson di New York, dilansir dari Antara, Jumat (30/9/2022).

Namun, dia mencatat bahwa kenaikan sterling sebagai akibat dari langkah BoE tidak berkelanjutan.

"Setiap kali bank sentral melakukan program intervensi sementara, pasar pasti akan menguji ini dan melihat apakah bank sentral akan terus melakukan ini atau tidak. Tapi saya tidak akan memperkirakan bahwa keseimbangan pound dengan dolar akan pecah," kata dia lagi.

Anderson menambahkan bahwa dia akan menjadi penjual pound di 1,10 dolar AS, dengan kemungkinan mata uang akan kembali turun ke 1,05 dolar AS.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement