Share

Punya Utang Rp77 Triliun, Waskita Karya Bakal Jual Jalan Tol

Suparjo Ramalan, iNews · Rabu 05 Oktober 2022 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 278 2681208 punya-utang-rp77-triliun-waskita-karya-bakal-jual-jalan-tol-q7no9c1hYV.jpg Waskita Karya Berencana Divestasi Tol. (Foto: Okezone.com/Waskita)

JAKARTA - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) berencana divestasi sejumlah ruas tol. Aksi tersebut dilakukan untuk mengurangi utang perusahaan yang saat ini mencapai Rp77 triliun.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita Karya, Wiwi Suprihatno mencatat, salah satu alternatif untuk mengurangi jumlah utang perusahaan dengan menjual sejumlah ruas tol kepada investor strategis.

Baca Juga: Waskita Karya Jual Tol Semarang-Batang, Siapa Minat?

"Utang Waskita saat ini kan total Rp77 triliun. Dan ini kita berupaya bertahap mengurangi utang, yang tadi kami sampaikan melalui aksi strategis partnership (divestasi ruas tol)," ungkap Wiwi, Rabu (5/10/2022).

Dia menjelaskan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diterima emiten bersandi saham WSKT sebesar Rp7,9 triliun pada 2021 itu, sebagiannya dialokasikan untuk retensi ruas jalan tol.

Baca Juga: BI Dukung BUMN Diversifikasi Utang RI dengan Mata Uang Selain Dolar

Usai pembangunan sejumlah ruas tol, Waskita Karya kemudian mengoperasikan dan menawarkannya kepada investor yang dipandang strategis. Pada tahap ini, Wiwi berharap utang perusahaan bisa ditekan atau dikurangi hingga pada level tertentu.

"Di mana PMN itu adalah untuk menyelesaikan ruas tol, setelah jadi itu bisa dioperasikan dan bisa ditawarkan kepada strategis partnership melalui mekanisme divestasi. Tentunya, kami melakukan untuk mengurangi porsi utang sehingga level utang waskita bisa menurun," kata dia.

Mengutip prospektus Waskita, dana PMN senilai Rp7,9 triliun digunakan untuk modal kerja konstruksi proyek, investasi pembangunan, dan retensi ruas jalan tol.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Adapun rincian ruas tol dan alokasi dana PMN dan right issue diantaranya:

Pertama, Rp3,3 triliun untuk Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Tahap III. Kedua, sekitar Rp1,13 triliun untuk Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu.

Ketiga, Rp620 miliar untuk Tol Cimanggis-Cibitung. Keempat, sekitar Rp640 miliar untuk Tol Ciawi-Sukabumi. Kelima, sekitar Rp1,06 triliun untuk Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar.

Keenam, sekitar Rp1,22 triliun untuk Tol Pasuruan-Probolinggo. Ketujuh, sekitar Rp200 miliar untuk Tol Pejagan-Pemalang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini