Share

BEI Pantau Saham Lotte Chemical (FPNI) Gegara Turun Tidak Wajar

Anggie Ariesta, Jurnalis · Jum'at 07 Oktober 2022 08:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 278 2682359 bei-pantau-saham-lotte-chemical-fpni-gegara-turun-tidak-wajar-LwzYVm2GTo.jpg BEI Pantau Saham FPNI. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) dalam radar pantauan akibat terjadi penurunan harga saham yang tidak wajar atau Unusual Market Activity (UMA).

Diketahui, emiten yang bergerak dalam bidang pembuatan produk yang terbuat dari plastik ini sahamnya dalam sepekan belakangan turun 23,61%. Adapun pada penutupan perdagangan Kamis (6/10/2022), saham FPNI melemah 6,78% di level 220.

Baca Juga: Bertemu Dirut BEI Iman Rachman, Erick Thohir: Tak Ada KKN Lho

"Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham FPNI yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity)," tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M. Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A., dikutip Jumat (7/10/2022).

Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dibidang Pasar Modal.

Baca Juga: Transaksi Tidak Wajar, Saham Astrindo (BIPI) Disoroti BEI

Informasi terakhir mengenai FPNI adalah informasi tanggal 22 September 2022 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait penjelasan atas volatilitas transaksi.

Sebagai informasi, sebelumnya Bursa telah mengumumkan UMA pada tanggal 29 Desember 2021 atas perdagangan saham FPNI.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham FPNI tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulis direksi bursa.

Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini