Share

Viral! Pesawat Turkish Airline Mendarat Darurat di Medan, Diduga Ada Penyerangan

Ikhsan Permana, MNC Portal · Rabu 12 Oktober 2022 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 12 320 2685726 viral-pesawat-turkish-airline-mendarat-darurat-di-medan-diduga-ada-penyerangan-Hrps3OP7NP.jpg Pesawat Turkish Airlines Mendarat Darurat di Medan. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA Pesawat Turkish Airlines Boeing 777 dengan nomor penerbangan TK56 tujuan Istanbul-Jakarta mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu (KNO) Medan. Hal ini karena adanya insiden penyerangan dilakukan penumpang warga negara Indonesia (WNI) yang berprofesi sebagai pilot maskapai dalam negeri.

Dilansir FlightRadar24, pesawat dijadwalkan tiba di Jakarta pada hari Selasa pukul lima sore Waktu Indonesia Barat (WIB), namun karena adanya insiden tersebut, pesawat mendarat terlebih dahulu di Bandara Internasional Kualanamu, Medan.

Baca Juga: Pantaskah Pramugari Tanya "Sudah Siram Toilet" ke Penumpang Pesawat? Simak Jawabannya

Dalam video yang beredar di media sosial, salah seorang penumpang yang duduk di kursi kelas ekonomi tampak bersitegang dengan kru kabin. Penumpang, yang diduga seorang WNI itu, bahkan melayangkan pukulan ke kru sebelum akhirnya ditangkap, kemudian dihakimi oleh penumpang lain, dan diikat.

"Ada penumpang membuat onar, nyerang FA (Flight attendant) sampe luka," tulis akun Twitter @EnricoE39 dikutip Rabu (12/10/2022).

Baca Juga: Viral! Rambut Wanita Ini Menutupi Kursi Pesawat, Nyaris Tercelup ke Kopi Penumpang Lain

Belum diketahui pasti latar belakang penumpang tersebut melakukan penyerangan terhadap kru. Namun, menurut unggahan akun Twitter @incrediblyamaze, penumpang WNI yang berbuat onar itu melempar botol minum dan air panas.

Pasca kejadian tersebut, MPI sudah berusaha untuk menghubungi pihak Angkasa Pura II untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut, namun hingga berita ini diturunkan, masih belum ada respon terkait hal tersebut.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Sebagai informasi, dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, pasal 412 ayat 4 menyebutkan bahwa, setiap orang di dalam pesawat udara selama penerbangan mengganggu ketenteraman, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54 huruf e dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

Kementerian Perhubungan melalui Direktur Keamanan Penerbangan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Budi Prayitno mengatakan, hingga kini pihaknya melalui otoritas bandara setempat, masih melakukan pemeriksaan. “Saat ini kami sedang mewawancarai pelaku, namun masih menunggu ijin dari dokter yang merawat,” pungkasnya kepada MNC Portal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini