"Kita bersyukur di Indonesia begitu kuatnya kebijakan fiskal dari pemerintah dan kebijakan moneter dari BI. BI tetap independen, tetapi independen dalam semangat kebersamaan interdependesi. Ini kita sampaikan dan menjadi kunci ketahanan kebangkitan Indonesia," kata Perry Warjiyo.
Sebelumnya BI memperkirakan laju inflasi hingga akhir 2022 akan meningkat di atas 6% (yoy) sebagai dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) serta tarif angkutan.
Meski demikian kenaikan ini masih di bawah rata-rata inflasi global yang bisa mencapai kisaran 9% akibat konflik geopolitik di Eropa yang mengakibatkan kenaikan harga energi maupun pangan dunia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)