Oleh karena itu, Mike menyarankan supaya masyarakat benar-benar mewaspadai kebutuhan jangka pendek. Kebutuhan jangka pendek yang rutin seperti listrik, telepon, dan sebagainya.
"Kita juga harus mempersiapkan dana untuk kebutuhan tidak rutin yang bisa saja terjadi seperti biaya berobat, kepala keluarga yang tiba-tiba meninggal, atau terjadinya bencana," ujarnya.
Sementara untuk saat ini, masyarakat harus segera melakukan penghematan. Cukup fokus pada kebutuhan, evaluasi gaya hidup, dan mempersiapkan emergency fund paling tidak sebesar 6-12 kali dari gaji/pengeluaran.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.