Share

Wapres: Alhamdulillah Kita Tidak Masuk Pasien IMF

Heri Purnomo, iNews · Kamis 20 Oktober 2022 15:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 20 320 2691095 wapres-alhamdulillah-kita-tidak-masuk-pasien-imf-tA2sLDvnX8.jpg Wapres Yakinkan Indonesia Bisa Lalui Tantangan yang Begitu Berat. (Foto: Okezone.com/Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan Indonesia mampu bertahan dari berbagai tantangan yang selama ini menghatam. Salah satunya pandemi Covid-19 yang melanda pada 2020.

Menurut Ma'ruf tantangan-tantangan yang dilewati tidak mudah. Bahkan sudah ada 28 negara antre menjadi pasien International Monetary Fund (IMF).

Baca Juga: Indonesia Penerang Kesuraman Ekonomi Dunia, Jokowi: Kepercayaan Global terhadap Kita Semakin Baik

"Seperti kita tahu bahwa sekarang ternyata banyak negara menjadi pasien IMF, kalau tidak salah ada ya 28 negara (yang antre), tapi alhamdulillah kita tidak masuk pasien IMF," ujarnya setelah membuka acara Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023 di Indonesia Convention Exhibition (ICE)-BSD, Tangerang, Kamis (20/10/2022).

Baca Juga: Indonesia Jauh dari Ancaman Resesi, Sri Mulyani: Bukan Berarti Kita Tak Waspada

Menurutnya, hal tersebut merupakan sebuah prestasi besar bagi Indonesia. Selain itu, Dia menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2022 juga semakin membaik.

"Pertumbuhan ekonomi kita mencapai 5,4% pada kuartal II 2022. Bahkan inflasi kita hanya 4,9% dan dibandingkan negara lainnya dan ini salah satu upaya kita bersama," katanya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, dalam tiga tahun berjalannya pemerintah Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf. Ma'ruf menyampaikan bahwa masa normal pemerintahan baru berjalan tiga bulan saja. Hal itu dikarenakan selama ini pemerintah berjalan di kondisi pandemi.

“Pak Jokowi dan saya sudah berusaha mewujudkan apa yang menjadi program dan cita-cita, terutama kita karena masanya Pak Jokowi dengan saya itu kan hanya tiga bulan ya, masa normalnya, seluruhnya itu pandemi,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini