JAKARTA - BLT BBM tahap 2 akan dicairkan Pada November 2022 sebesar Rp300.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Bagi masyarakat yang menerima BLT BBM sebesar Rp300.000, bahkan juga mendapatkan dua BLT sekaligus yaitu Bantuan Pangan Non Tunai (BPTN) sebesar Rp200.000, jika ditotalkan mendapat Rp500.000.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan soal pencairan BLT BBM tahap 2 sebesar Rp300.000.
"Yang pertama kan Rp300.000. Nanti diterima lagi Rp300.000 di akhir November atau awal Desember ya," ujar Jokowi.
Baca Juga: 3 Penyebab BSU Rp600 Ribu Belum Masuk Rekening Pekerja
Hal ini disampaikan Jokowi saat mengunjungi Pasar Muntok di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kedatangan Presiden untuk membagikan sejumlah bantuan sosial bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).
Jokowi langsung menyapa para penerima manfaat PKH dan menyerahkan bantuan modal kerja (BMK) senilai Rp1,2 juta.
Kepala Negara juga berpesan kepada para penerima agar mensyukuri bantuan yang diterimanya. Menurut Presiden, bantuan sosial tersebut bisa ditambah lagi jika Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pemerintah berlebih.
"Nanti kalau APBN ada berlebih nanti akan ditambahi lagi ya," ungkap Presiden yang diamini oleh para penerima manfaat.
Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menjabarkan, pencairan BLT BBM tahap 1 akan selesai bulan ini. Setelah itu, BLT BBM tahap 2 mulai dicairkan bulan depan.
“Bulan ini Insya Allah selesai BLT BBM tahap 1, karena bulan depan kita harus menyalurkan yang berikutnya,” kata Risma
Dia menjelaskan, BLT BBM tahap 1 tersalurkan sebanyak 98,6% ke masyarakat penerima manfaat. Menurut dia, sisa kurang dari 2% itu merupakan masyarakat di daerah Papua.
"Memang Papua di atas gunung itu kita tahan, karena kita mau ada sekaligus perekaman, karena selama ini disalurkan tidak tahu datanya hanya ada nama dan alamat," kata Risma.
Baca Selengkapnya: BLT BBM Tahap 2 Cair November, Masyarakat Dapat Rp500.000
(Feby Novalius)