Share

Bye BBM, Kendaraan Listrik Bakal Jadi Transportasi Utama di RI

Heri Purnomo, iNews · Selasa 25 Oktober 2022 18:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 25 320 2694410 bye-bbm-kendaraan-listrik-bakal-jadi-transportasi-utama-di-ri-E2aIctmRGI.JPG Ilustrasi kendaraan listrik. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, Indonesia berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca mencapai 29% pada 2030 dengan mendorong penggunaan kendaraan listrik menjadi moda utama transportasi di Indonesia.

Menhub mengatakan bahwa di kawasan ASEAN, jumlah emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari sektor transportasi mencapai sekitar 314 juta ton CO2.

Dari sumbangan tersebut, Indonesia berkontribusi besar terhadap emisi karbon sebanyak 27%.

 BACA JUGA:BBM Jenis RON 88 dan 89 Dihapus Mulai 1 Januari 2023

"Maka dari itu perlu upaya untuk meningkatkan kualitas udara dan mengurangi jumlah konsumsi bahan bakar fosil," katanya dalam acara Guading Energy Transition in Indonesia and Beyond by HIMPUNI, Selasa (25/10/2022).

"Indonesia melalui UU Nomor 16 2016 menyatakan berkomitmen untuk mencapai penurunan emisi 29 persen pada 2030. Dan tahun 2060 menjadi negara net Zero co2 emisi melalui usaha sendiri dengan target 29 persen, melalui bantuan internasional sebanyak 41%," tambahnya.

Menhub mengatakan, sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengatakan bahwa kendaraan listrik diharapkan dapat menjadi tumpuan kendaraan ramah lingkungan.

"Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa kedepan kendaraan listrik harus menjadi moda transportasi utama kita termasuk untuk tumpuan transportasi rmaah lingkungan yang dikembangkan di IKN (Ibu Kota Negara)," ujarnya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Adapun dalam mendorong kendaraan listrik menjadi kendaraan utama kedepannya, Menhub mengatakan bahwa saat ini pemerintah terus mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik.

"Pemerintah telah menerbitkan regulasi percepatan program kendaraan listrik di Indonesia, maupun aturan turunan pada kementerian lembaga terkait untuk mendukung percepatan implementasinya," katanya.

Adapun, Menhub mengatakan, saat ini jumlah kendaraan listrik yang sudah tertifikasi uji tipe mencatat 31.000 kendaraan.

"Kami terus mendorong dan melakukan kampanye konversi motor BBM menjadi motor listrik berbasis baterai," bebernya.

"Sedangkan angkutan masal perkotaan telah dikembangkan di beberapa kota dan akan diperluas , di Bandung Surabaya akan kita berikan skema by service," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini