Diakui Tjandra, harga CPO memang sedikit mengalami koreksi seiring seasonal cycle, namun tingginya permintaan baik ekspor maupun konsumsi domestik melalui pangan dan energi diperkirakan akan tetap menjaga harga relatif tinggi hingga akhir 2022. Hingga kuartal tiga tahun ini, harga komoditas masih berada di level baik. Dimana harga CPO meningkat 43% dan Palm Kernel meningkat 39% yang berpengaruh langsung pada performa perseroan
Oleh karena peningkatan penjualan dan harga jual yang tinggi, maka penjualan CPO dan Palm Kernel mencapai Rp5,8 triliun dan Rp951 miliar atau meningkat 51% dan 67% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, faktor pendorong peningkatan net profit Perseroan tidak hanya berdasarkan peningkatan revenue. Perseroan masih dapat melakukan control pada production cost yang didukung juga oleh peningkatan produktivitas melalui penggunaan teknologi yang sangat membantu dan program continuous improvement.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.