Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masyarakat Harus Optimis Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global 2023

Shelma Rachmahyanti , Jurnalis-Jum'at, 28 Oktober 2022 |18:09 WIB
Masyarakat Harus Optimis Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global 2023
Ketidakpastian Ekonomi Global (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu mengatakan, pemerintah mengajak masyarakat untuk optimistis dalam memandang risiko dan ketidakpastian global yang sekarang terjadi. Karena selama delapan tahun terakhir, pemerintah bersama dengan masyarakat telah memupuk modal penting menciptakan pembangunan yang kondusif.

Hal ini tercermin dalam APBN 2023 yang memfokuskan kepada agenda-agenda utama yakni SDM unggul, produktif, dan inovatif, akselerasi pembangunan infrastruktur khususnya dalam bidang energi, pangan, konektivitas, dan ICT efektivitas reformasi birokrasi revitalisasi industri dengan hilirisasi yang semakin kuat dan pengembangan pembangunan ekonomi hijau.

Menurut Febrio, di tengah ketidakpastian global, Indonesia masih terus mengalami pertumbuhan yang cukup baik. Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada 2023 pada 5,3%. Karena itu, pemulihan ekonomi ke depannya mesti semakin kuat dan berkualitas.

“Pandemi Covid-19 telah berdampak besar pada perekonomian global. Pergeseran risiko menjadi tantangan yang tidak kalah besarnya," ujarnya dalam Hana Bank Economic Outlook 2023, Jumat (28/10/2022).

"Untuk itu, kami berharap Economic Outlook 2023 ini menjadi forum kondusif untuk melihat, menganalisis, memerhatikan peluang yang dapat diambil, memitigasi tantangan, dan menggali peluang–khususnya di bidang perbankan–supaya bisa berperan kuat dan berkontribusi dalam mempercepat pemulihan ekonomi, tidak hanya dalam jangka pendek tetapi juga dalam jangka panjang,” ujar Febrio.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement