Share

Pasarkan Produk Syariah, Wapres Colek Para Pengusaha Besar

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Senin 31 Oktober 2022 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 31 320 2698186 pasarkan-produk-syariah-wapres-colek-para-pengusaha-besar-UAtiXTLjJs.jpg Wapres Minta Pengusaha Bantu Pasarkan Produk Syariah. (Foto: Okezone.com/Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden Maruf Amin meminta pengusaha besar untuk membantu memasarkan produk santri Indonesia. Pasalnya, pengembangan ekonomi syariah saat ini mempunyai peluang yang cukup besar.

Sehingga langkah yang saat ini masih sulit bagi para santri adalah untuk mendapatkan pasar yang lebih luas. Sebagai seorang santri, Wapres Maruf Amin meminta pengusaha bisa membantu membukakan akses pasar produk yang dihasilkan santri.

Baca Juga: Wapres Ingin Kembangkan Ekonomi Syariah dengan Jepang dan Singapura

"Produk ini harus ada yang memasarkan, baik dalam negeri maupun luar negeri, saya menyebutnya harus ada Hamzah Washal, Hamzah Washol itu adalah para pengusaha yang mengolah yang menghilirisasi produk-produk kemudian menjual ke luar negeri," kata Wapres Maruf Amin dalam sambutannya pada Peringatan Hari Santri Naisonal, Senin (31/10/2022).

Baca Juga: TGB Nilai Ekonomi Syariah di Provinsi Aceh Perlu Diperkuat & Dikembangkan, Ini Alasannya!

Sehingga menurut pengembangan ekonomi syariah bukan hanya sekedar mencakup skala yang besar, tetapi juga bisa membantu mengembangkan industri kecil milik pesantren.

"Maka yang kita butuhkan bukan sekedar mereka pekebun, pengrajin, petani, tetapi juga harus diperbanyak hamzah Washal ini, jangan sampai orang membuat sesuatu tidak bisa dipasarkan," kata Wapres.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Maka ketika ada peningkatan demnad dari sebuah produk berkat bantuan tenaga pesar, otomatis bakal membutuhkan tenaga produksi yang lebih besar, dengan demikian pengangguran juga bisa berkurang.

"Jangan ada tanah atau lahan yang tidur di Indonesia ini, jangan ada tenaga yang nganggur, oleh karena itu lahan harus kita manfaatkan dengan baik," lanjutnya.

"Di pesantren diajarkan berbagai keterampilan, pendidikan vokasi, kursus, supaya bisa menciptakan OPOP, one pesantren one produk, jadi pesantren harus menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat," pesan Wapres.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini