Share

Erick Thohir Minta Dukungan Pemberdayaan Santri dan Pesantren, Ini Tujuannya

Suparjo Ramalan, MNC Portal · Senin 31 Oktober 2022 19:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 31 320 2698225 erick-thohir-minta-dukungan-pemberdayaan-santri-dan-pesantren-ini-tujuannya-QkvjEmLDTS.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Erick Thohir mengatakan, pemberdayaan santri dan pesantren harus didukung semua pihak. Apalagi dukungan dari pemerintah.

Dukungan tersebut karena santri dan pesantren menyimpan potensi yang besar yang dapat dioptimalkan untuk mendorong kemajuan bangsa Indonesia.

Baca Juga: Wapres Ajak Santri Jaman Now Kobarkan Semangat Santri Jadul Jaga Indonesia

"Tentu khususnya hari ini tema santri berdaya untuk Indonesia sejahtera sebagai bentuk dukungan pada program pemberdayaan bagi santri untuk mendorong kesejahteraan bangsa," ungkap Erick dalam gelaran Hari Santri Nasional yang digelar MES Pusat, Jakarta, Senin (31/10/2020).

Catatan sejarah bangsa, lanjut Erick, tidak terlepas dari peran santri. Bahkan sejak sebelum kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Dia juga menilai santri dan pesantren mampu menegakkan mercusuar peradaban dan memajukan motor perekonomian rakyat.

Baca Juga: Wapres: Santri Adalah Pejuang Bangsa

"Bahkan saat ini kita memiliki bapak Wakil Presiden Bapak KH. Ma’ruf Amin Yang juga Alhamdulillah seorang santri. Ini membuktikan bahwa santri bisa mewujudkan mimpi-mimpinya menjadi apapun asal para santri tentu bekerja semaksimal mungkin," kata dia.

Hari Santri Nasional tahun ini mengangkat tema 'Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan' yang dipahami Erick sebagai harapan kepada santri sebagai garda terdepan perjuangan bangsa Indonesia.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Tema tersebut mengangkat pesan bahwa Santri harus bisa berdaya, mengerahkan segala usahanya dalam belajar, bersosial dan berkarya menjadi sumber daya manusia (SDM) unggul dan bermartabat bagi bangsa dan negara.

"Sebagai organisasi yang inklusif, Masyarakat Ekonomi Syariah menyadari betul hal ini untuk itu sejak awal ketika Bapak Wakil Presiden mendorong kami anggota kepengurusan Masyarakat Ekonomi Syariah untuk benar berikhtiar memajukan ekonomi umat ini menjadi bagian yang harus kita laksanakan bersama sama," tutur dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini