Share

Mitratel (MTEL) Raup Laba Rp1,22 Triliun, Naik 18% di Kuartal III-2022

Anggie Ariesta, MNC Portal · Selasa 01 November 2022 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 01 278 2698614 mitratel-mtel-raup-laba-rp1-22-triliun-naik-18-di-kuartal-iii-2022-YdVpE5LoYy.jpg Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel membukukan kenaikan pendapatan 11,5% secara tahunan sebesar Rp5,6 triliun.

Kontributor utama dari peningkatan laba ini adalah margin EBITDA dan portofolio penyewaan menara yang meningkat 85%.

Dikutip dari IDX 1st Session Closing, Selasa (1/11/2022), pada periode sama tahun 2021, realisasi pendapatan MTEL adalah sebesar Rp5,02 triliun.

Pertumbuhan pendapatan itu terlihat dari laba bersih perusahaan sehingga meningkat 18,1% secara tahunan atau menjadi Rp1,22 triliun dari Rp 1,03 triliun. Begitu juga dengan EBITDA yang naik sebesar 15,7% menjadi Rp4,4 triliun.

 BACA JUGA:BEI Umumkan Potensi Delisting Saham Tridomain Performance Materials (TDPM)

Direktur Utama MTEL Theodorus Ardi Hartoko mengatakan, pertumbuhan bisnis perusahaan di periode kuartal I sampai dengan kuartal ketiga 2022 tercatat konsisten tumbuh lebih besar dari pertumbuhan industri.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

MTEL mencatatkan rata-rata pendapatan selama lima tahun atau compound annual growth rate (CAGR) 2017-2021 sebesar 14%.

Teddy menjelaskan, margin EBITDA MTEL meningkat menjadi 78,5% dan margin laba bersih naik menjadi 21,9% pada kuartal ketiga 2022.

Kontributor utama dari peningkatan laba ini adalah margin EBITDA dari portofolio penyewaan menara yang meningkat 85,1% dan margin laba bersihnya naik 23,4%.

Adapun pendapatan dari sewa menara di periode Januari-September 2022 melesat 12,9% menjadi Rp5,07 triliun.

Seiring positifnya kinerja pendapatan dan laba perusahaan, aset MTEL tercatat meningkat 37% year to date (YtD) menjadi Rp54,9 triliun dan ekuitas melesat 124% ytd menjadi Rp33,2 triliun.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini