Share

RI Impor Kedelai 350.000 Ton

Antara, Jurnalis · Selasa 01 November 2022 18:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 01 320 2698908 ri-impor-kedelai-350-000-ton-LZZo0gAfaQ.jpg RI Impor 350.000 Ton Kedelai. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menugaskan Bulog untuk impor kedelai. Bulog diminta mendatangkan 350.000 ton kedelai untuk memenuhi kebutuhan para perajin tahu dan tempe di Tanah Air.

Mendag mengatakan, sekarang harga sembako terkendali dan terjangkau, seperti cabai, telur ayam stabil, cuma memang harga kedelai agak mahal.

Baca Juga: Ini Strategi Percepat Penyerapan Kedelai Lokal, Harga Acuan Dipatok Rp12.000/Kg

"Oleh karena itu kemarin kami sudah menugaskan Bulog untuk impor 350.000 ton kedelai, kira-kira 40 hari hingga 50 hari akan sampai," katanya, dikutip dari Antara, Selasa (1/11/2022).

"Jadi setelah 50 hari mudah-mudahan nanti harga kedelai sudah Rp11.000 per kilogram," katanya.

Dia menyampaikan impor kedelai kebanyakan dari Amerika Serikat.

Baca Juga: Tips Kerja ala Bunda Corla: Rajin, Bahagia dan Ikhlas

Menyinggung persiapan kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru 2023, Mendag menuturkan kerja sama dengan bupati, kalau harga naik sedikit harus segera ditanggulangi.

"Kami ingin agar ketersediannya ada dan harga terjangkau," katanya.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto usai mengunjungi Pasar Kranggan Temanggung bersama Mendag menyampaikan setelah rakor terbatas dengan presiden, akan dihitung ulang secara pasti kebutuhan kedelai bagi perajin tahu tempe Indonesia tercukupi .

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

"Memang dalam ratas itu kebutuhan nasional masih secara global, katakanlah 300 ribu atau 350 ribu ton tapi tentunya dalam hal ini nanti kami dari Kemendag bersama dengan Kementan dan para perajin menghitung berapa kebutuhan riil bagi perajin tahu tempe di Indonesia secara umum.

"Karena kami tidak bisa menghitung di lokal saja. Secepatnya akan dilakukan impor oleh Bulog," katanya.

Kedelai akan dipasok dari Amerika dan Argentina. Informasi dari atase perdagangan diperkirakan akhir tahun ini panen kedelai akan meningkat di beberapa negara sehingga harga tidak akan melonjak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini