Share

RI Bangun Kapasitas Listrik 500 Giga Watt dari Sumber Daya Terbarukan

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Minggu 13 November 2022 16:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 13 320 2706506 ri-bangun-kapasitas-listrik-500-giga-watt-dari-sumber-daya-terbarukan-cTeOIwK764.jpg RI Bangun Listrik 500 GW dari Energi Terbarukan. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - Pemerintah bakal membangun kapasitas listrik hingga 500 giga Watt pada 2060 melelaui potensi sumber daya terbarukan.

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, Indonesia bukan hanya mempunyai potensi sumber daya mineral yang melimpah, tetapi juga potensi energi terbarukan yang cukup melimpah untuk melakukan perubahan dari ketergantungan pada sumber daya fosil.

Baca Juga: Kejar Target Energi Terbarukan, RI Tak Munafik Masih Butuh Batu Bara

"Kami (Indonesia) diberkati dengan banyak jenis sumber daya energi terbarukan, kami berencana untuk membangun kapasitas listrik kami hingga 500 gigawatt pada tahun 2060," kata Arifin Tasrif dalam diskusi panel B20 Summit Indonesia 2022 melalui kanal YouTube B20 Indonesia 2022, Minggu (13/11/2022).

Baca Juga: Bahas Kebijakan EBT, Luhut Janji Tak Rugikan Anak Cucu Indonesia

Menurutnya, hal tersebut dapat diwujudkan bukan hanya dari segi keterjangkauan teknologi, namun sumber daya keuangan menjadi hal yang paling penting.

"Yang kami butuhkan adalah keterjangkauan teknologi, dukungan teknologi dari industri yang semacam ini, dan keterjangkauan finansial," lanjutnya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Ketika pekerjaan tersebut dilakukan bersama untuk menciptakan sumber energi terbarukan, bukan hanya bermanfaat untuk Indonesia, namun bisa diberikan kepada negara lain untuk bersama-sama menggunakan energi bersih.

"Kita juga punya beberapa material dan mineral lain untuk mendukung proses transisi itu, kita dapat berbagi, kali ini kami meminta kolaborasi dari korporasi penyedia teknologi dengan sektor bisnis," kata Arifin.

"Bagaimana kita mengolah mineral ini bersama-sama dan juga membantu negara kita, untuk menciptakan lebih banyak pekerjaan yang bernilai dan kemudian kami membagikan produk ini untuk pasar global dengan sangat baik," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini