Share

Venteny Fortuna Bakal IPO, Incar Rp442,90 Miliar

Cahya Puteri Abdi Rabbi, MNC Portal · Selasa 22 November 2022 08:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 278 2712226 venteny-fortuna-bakal-ipo-incar-dana-rp442-90-miliar-rEE1thkB6s.jpg Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Venteny Fortuna International Tbk akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Perusahaan saat ini telah memulai masa penawaran awalnya hingga 29 November 2022 mendatang dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (22/11/2022).

Dalam prospektus yang dirilis, calon emiten teknologi ini menawarkan sebanyak 939,77 juta saham atau 15% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan. Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan menawarkan harga Rp350 - Rp450 per saham, dengan demikian perseroan mengincar dana segar Rp442,90 miliar.

Bersamaan dengan IPO, perseroan juga mengadakan program alokasi saham karyawan atau employee stock allocation (ESA) sebanyak 1 juta saham biasa atas nama atau sekitar 0,11% saham dari yang ditawarkan dalam IPO.

Perseroan juga telah menyetujui pelaksanaan program Management and Employee Stock Option Plan (MESOP) dengan jumlah sebanyak-banyaknya sebesar 532,54 juta saham biasa atas nama atau sebanyak-banyaknya 7,83% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO, pelaksanaan ESA, dan pelaksanaan MESOP.

Dari dana hasil IPO, sekitar 42% atau maksimal sebesar Rp177,61 miliar akan digunakan sebagai pemberian pinjaman kepada entitas anak perseroan, yaitu VMI, untuk dijadikan sebagai modal kerja bisnisnya dalam menjadi pemberi dana kepada Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI), sebagaimana merupakan kegiatan usaha utama VMI semenjak didirikan untuk memajukan industri UMKM dan tenaga kerja di Indonesia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Kemudian, sekitar 30% akan digunakan untuk pengembangan bisnis perseroan, dengan rincian sebesar 40% untuk pengembangan sistem informasi teknologi perseroan, terutama untuk pengembangan super-app perseroan yaknni Venteny.

Perseroan akan mengembangkan fitur โ€“ fitur baru yang mempermudah karyawan antara lain, reimbursement, uang elektronik dan dompet elektronik, serta fitur - fitur lainnya sesuai dengan hasil riset dan pengembangan di masa mendatang.

Lalu, sekitar 30% akan digunakan untuk product development, serta riset dan pengembangan untuk exclusive members bisnis B2B2E serta karyawan pada umumnya seperti Learning Management System (LMS), Invoicing System, Point of Sales (POS) dan produk lainnya yang sedang dalam tahap riset.

Serta, sekitar 30% digunakan untuk ekspansi geografis untuk mendukung rencana pengembangan perseroan melalui pembukaan representative office terutama di luar pulau Jawa, seperti Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan, dan Bali untuk menjangkau karyawan dan perusahaan, terutama UMKM, guna memperluas layanan perseroan.

โ€œSelain itu, perseroan juga berencana untuk melakukan pengembangan ke wilayah luar Indonesia, terutama ke wilayah Asia Tenggara, serta ke Kawasan lain di Asia,โ€ demikian tertulis dalam prospektus.

Adapun, sisa dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja perseroan, dengan rincian sebesar 50% akan digunakan untuk organization development, terutama dengan penguatan dan penambahan sumber daya manusia perseroan, terutama untuk tenaga kerja di bidang IT (pengembangan produk dan aplikasi), sales & marketing (untuk memperluas cakupan bisnis Perseroan), dan tim support/administrasi seiring dengan ekspansi yang akan dilakukan perseroan.

Lalu, sekitar 50% akan digunakan untuk pemasaran dan brand development untuk meningkatkan awareness dan operasional perseroan, di antara lain melalui iklan serta promosi melalui aktivitas periklanan yang memiliki jangkauan yang luas above the line (ATL), dan melalui aktivitas periklanan yang lebih spesifik, mudah diingat serta langsung fokus pada target pasar below the line (BTL).

Ventenhy Fortuna dijadwalkan melantai di bursa pada 14 Desember 2022 dengan kode VTNY. Tanggal efektif diperkirakan akan didapat pada 2 Desember 2022. Kemudian, masa penawaran umum akan digelar pada 6 hingga 12 Desember 2022. Lalu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik akan berlangsung pada 12 dan 13 Desember 2022.

Dalam IPO ini, perseroan menunjuk PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Surya Fajar Sekuritas, dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana efek.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini