Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

APBN Siap Jadi Peredam Kejut di Tengah Pelemahan Ekonomi

Antara , Jurnalis-Selasa, 22 November 2022 |12:39 WIB
APBN Siap Jadi Peredam Kejut di Tengah Pelemahan Ekonomi
Ekonomi RI (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu mengatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan tetap menjadi shock absorber atau peredam kejut di tengah potensi pelemahan ekonomi pada 2023 mendatang.

“Memang kenyataannya, secara data kita lihat proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk global melemah sudah ada, kita siapkan saja perekonomian ke depan, dan APBN selalu siap. Sebagaimana di 2022, APBN akan menjadi shock absorber,” katanya usai Peluncuran dan Sosialisasi Neraca Institusi Terintegrasi di Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Ia menyebut APBN akan tetap diarahkan untuk menjaga pemulihan perekonomian nasional dan melindungi masyarakat miskin dan rentan dari berbagai ketidakpastian global.

Adapun berbagai aktivitas ekonomi Indonesia dipandang akan tetap kuat pada 2023, termasuk konsumsi masyarakat dan investasi.

Hanya saja, lanjut dia, perekonomian negara tujuan ekspor yang berpotensi melemah pada 2023 perlu diantisipasi karena dapat menurunkan permintaan yang berdampak terhadap ekspor.

“Itu harus diantisipasi seperti apa pada 2023 ke depan, agar walaupun dihadapkan pada tantangan potensi pelemahan perekonomian global, kita harus lebih presisi kira-kira peluang apa yang masih bisa dimaksimalkan,” ujar Febrio Kacaribu.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement