Share

PLN Habiskan Rp200 Triliun untuk Belanja Produk Lokal

Antara, Jurnalis · Rabu 23 November 2022 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 320 2713227 pln-habiskan-rp200-triliun-untuk-belanja-produk-lokal-EgLMQfvX3s.jpg PLN Belanja Produk Lokal hingga Rp200 Triliun. (Foto: Okezone.com/PLN)

JAKARTA - PT PLN (Persero) mencatat telah membelanjakan Rp200 triliun untuk membeli produk lokal dari total anggaran sebesar Rp300 triliun.

“Kami spending per tahun Rp300 triliun, sebanyak Rp200 triliun di-spending untuk industri dalam negeri,” kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, dikutip dari Antara, Rabu (23/11/2022).

Darmawan menyebutkan, ada lebih dari 4 juta pekerja yang terlibat dalam ekosistem tersebut sehingga dampaknya pun tidak main-main.

Baca Juga: Mendag Ajak Masyarakat Nikmati Ragam Kuliner Nusantara, Kenapa Harus Mi Vietnam?

Dia pun meyakinkan para pengusaha lokal yang hadir dalam acara tersebut, termasuk para pemasok komponen PLN bahwa kebangkitan akibat pandemi Covid-19 mulai terjadi dengan meningkatnya permintaan.

“Rekan-rekan pemasok komponen PLN yang kemarin mungkin order-nya agak berkurang, bismillah insya Allah demand sudah mulai naik. Bahkan ada penambahan demand yang di luar dugaan,” imbuhnya.

Baca Juga: UMKM Siap Kaya Raya, Negara Siapkan Rp740 Triliun Belanja Produk-Produk Lokal

Darmawan mengakui di awal-awal, pihaknya sempat menghadapi tantangan saat ada komponen yang belum bisa diproduksi di dalam negeri sehingga terpaksa impor. Namun, PLN selalu meminta agar bisa segera dibangun fasilitas manufaktur di dalam negeri.

Dengan telah terbangunnya fasilitas manufaktur di dalam negeri, maka komponen yang harus diimpor pun akan dihilangkan dan diganti dengan komponen dalam negeri di dalam sistem pengadaan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Tidak hanya itu, Darmawan menjelaskan PLN akan meningkatkan passing grade komponen dalam negeri demi menaikkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Kami ingin membangun ekosistem yang kondusif untuk berkolaborasi dan berinovasi,” katanya.

Capaian TKDN dari PLN hingga 30 September 2022 telah mencapai 48,8%, melebih target tahun ini yang dipatok sebesar 42 persen.

Dengan capaian tersebut, Darmawan menegaskan momentum tersebut perlu terus dijaga dengan membangun ekosistem yang kondusif untuk berkolaborasi, berinvestasi dan berinovasi.

“Konten lokal di sistem kelistrikan di tahun 2015 hanya 20-30 persen. Pada 2020 mendekati 40 persen dan di tahun 2021 berhasil kita tingkatkan menjadi 48 persen, tentu angka yang meningkat ini momentumnya harus terus dijaga,” kata Darmawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini