Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kino Indonesia (KINO) Rugi Rp245,78 Miliar, Ini Penyebabnya

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Kamis, 24 November 2022 |12:19 WIB
Kino Indonesia (KINO) Rugi Rp245,78 Miliar, Ini Penyebabnya
KINO alami kerugian di kuartal III 2022 (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Disampaikan Budi, turunnya margin laba juga dipicu oleh perubahan struktur kontribusi segmen produk KINO. Dia menjelaskan kontribusi terbesar pendapatan sebelum pandemi berasal produk perawatan (personal care) dengan jumlah mencapai 50%. Pada saat yang sama, segmen ini juga menjadi penyumbang laba kotor terbesar dengan persentase mencapai 55—60%.

“Namun saat pandemi segmen ini juga yang paling terimbas. Kontribusinya terhadap total penjualan selama Januari—September 2022 hanya 33% dibandingkan dengan 40% di periode yang sama tahun lalu,” katanya.

Di sisi lain, kontribusi produk dari segmen minuman justru meningkat dari yang mulanya 38% sepanjang 2020 dengan nilai Rp1,52 triliun menjadi 47% atau Rp1,86 triliun pada 2021. Sampai akhir September 2022, kontribusi produk minuman pada total penjualan mencapai 56%. “Jadi sektor yang menyumbang gross margin tinggi masih terdampak pandemi, sementara yang lebih rendah justru mencetak rekor penjualan,” jelasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement