Share

Jumlah Penumpang Pesawat Domestik Tembus 42,7 Juta Orang hingga Oktober

Michelle Natalia, MNC Portal · Kamis 01 Desember 2022 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 320 2718462 jumlah-penumpang-pesawat-domestik-tembus-42-7-juta-orang-hingga-oktober-B7tkxR3gHD.jpg Garuda Indonesia. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada Oktober 2022 sebanyak 4,6 juta orang.

Angka ini naik 10,08% dibanding kondisi pada September 2022. Jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) juga mengalami kenaikan, yaitu sebesar 7,22% menjadi 985,7 ribu orang.

"Selama Januari–Oktober 2022, jumlah penumpang domestik sebanyak 42,7 juta orang dan jumlah penumpang internasional sebanyak 5,1 juta orang, masing-masing naik sebesar 88,94% dan 1.010,64% dibanding kondisi pada periode yang sama tahun 2021," ujar Deputi Bidang Statistik dan Jasa BPS Setianto di Jakarta, Kamis (1/12/2022).

 BACA JUGA:Harga BBM Naik Pengaruhi Ekonomi Indonesia? Ini Kata BPS

Dia juga menyebut bahwa jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada Oktober 2022 tercatat 1,5 juta orang atau naik 3,44% dibanding September 2022.

Sementara itu, jumlah barang yang diangkut turun 1,08% menjadi 27,8 juta ton.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

"Selama Januari–Oktober 2022, jumlah penumpang mencapai 14,7 juta orang atau naik 19,08% dibanding dengan periode yang sama tahun 2021, sementara jumlah barang yang diangkut naik 2,02% atau mencapai 266,1 juta ton," ungkap Setianto.

Jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Oktober 2022 sebanyak 27,6 juta orang atau naik 7,99% dibanding September 2022. Berbeda dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami penurunan 1,43% menjadi 5,5 juta ton.

"Selama Januari–Oktober 2022, jumlah penumpang mencapai 220,4 juta orang atau naik 88,32% dibanding periode yang sama tahun 2021. Jumlah barang yang diangkut kereta api juga mengalami kenaikan, yaitu sebesar 14,07% menjadi 50,7 juta ton," pungkas Setianto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini