Share

KSP Yakin RI Mampu Kendalikan Inflasi Pangan, Caranya?

Raka Dwi Novianto, MNC Portal · Sabtu 03 Desember 2022 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 03 320 2719834 ksp-yakin-ri-mampu-kendalikan-inflasi-pangan-caranya-FpOaw3aBn0.jpeg Inflasi Pangan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Deputi III Kepala Staf Kepresidenan di bidang perekonomian, Edy Priyono, menyatakan bahwa upaya pemerintah untuk mengendalikan tingkat inflasi di tengah gejolak ekonomi global membuahkan hasil yang positif.

Secara khusus, kata Edy, tingkat inflasi pangan Indonesia secara konsisten terus terkendali sesuai dengan sasaran yang ditetapkan.

"Hal yang patut disyukuri adalah inflasi tahunan komponen pangan yang konsisten menurun, dari level tertinggi pada bulan Juli 2022 sebesar 11,47% menjadi 5,70% bulan lalu. Ini menunjukkan bahwa secara umum harga-harga komoditas pangan relatif terkendali pasca kebijakan penyesuaian harga energi pada September 2022," kata Edy dalam keterangannya, Sabtu (3/12/2022).

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) per 1 Desember kemarin, Inflasi pangan Indonesia kini tercatat sebesar 5,70%. Angka ini lebih rendah dibandingkan negara lain seperti India 7,01%, Singapura 7,1%, Filipina 9,4%, Thailand 9,6%, Brazil 11,2% dan Afrika Selatan 12,0%.

"Artinya di tengah gejolak harga pangan global, Indonesia relatif mampu mengendalikan inflasi di komponen pangan," kata Edy.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Edy menjelaskan bahwa penurunan inflasi pangan tidak terlepas dari berbagai kebijakan strategis pemerintah, seperti pelaksanaan operasi pasar, implementasi Program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) serta optimalisasi penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk pengendalian inflasi dan belanja wajib 2% DTU untuk penanggulangan dampak inflasi.

Bersinergi dengan pemerintah daerah, lanjut Edy, Program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) pun digalakkan untuk mempercepat stabilisasi harga pangan di daerah, serta mendorong mobilisasi dan fasilitasi distribusi penyaluran pasokan dari daerah surplus ke daerah defisit.

Edy mengatakan kendati inflasi pangan konsisten menurun, beberapa komoditas pangan seperti beras dan telur ayam masih terpantau mengalami kenaikan harga. Oleh karenanya, pemerintah tidak akan lengah untuk terus menjaga kestabilan harga.

"Meskipun inflasi relatif terkendali, pemerintah terus melakukan pemantauan harga khususnya harga pangan strategis untuk mewujudkan ketersediaan pasokan pangan, yang didukung keseimbangan antara kestabilan harga bagi konsumen serta insentif yang cukup bagi produsen," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini