Share

Ekspor Produk Halal RI Minim, Kalah Dibanding Malaysia

Heri Purnomo, MNC Portal · Jum'at 09 Desember 2022 08:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 09 320 2723620 ekspor-produk-halal-ri-minim-kalah-dibanding-malaysia-qwqgY732XC.jpg Ekspor Produk Halal RI Masih Rendah. (Foto: Okezone.com/Reuters)

BANDUNG - Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mengungkapkan bahwa ekspor produk halal Indonesia masih tergolong minim. Berdasarkan data KNEKS, ekspor produk halal Indonesia hanya 3,8% dari total pasar produk halal dunia.

Deputi Direktur Inkubasi Bisnis Syariah KNEKS Helma Agustiawan mengatakan, penyebab kecilnya produk ekspor halal Indonesia dikarenakan banyaknya produk halal yang belum tercatat sebagai produk eskpor halal.

Baca Juga: RI-Selandia Baru Buka Peluang Kerjasama Jaminan Produk Halal

"Misalkan minyak sawit, itu kan sebetulnya kategori halal, karena tidak ada proses tambahan lagi selain dari bahan baku. Namun yang didata ke global bukan masuk produk halal yang di ekspor keluar negeri. Jadi tidak tercatat sebagai produk ekspor halal," katanya saat melakukan kunjungan ke UMKM di Bandung, Kamis (8/12/2022).

Helma mengatakan, jika produk minyak sawit ataupun produk lainnya tercatat sebagi produk halal maka Indonesia dapat menduduki posisi pertama dalam produk ekspor halal.

Baca Juga: Tren Halal Disebut Jadi Kebutuhan, Wapres: Ini Tidak Sekadar Mencari Peluang Pasar

"Itu kalau produk tersebut masuk ke produk halal kita sudah bisa masuk ke nomer 1 dan kita sudah bisa jauh melampaui malaysia untuk ekspor produk halal," katanya.

Helma mengatakan saat ini KNEKS tengah mengupayakan kodifikasi produk halal sejak 2020 bersama Dirjen Bea dan Cukai, Lembaga National Single Window (LNSW) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Dengan kodifikasi produk halal ini maka data perdagangan ekspor dan impor produk halal dapat terintegrasi dengan sisitem pelaporan lalu lintas barang.

"Sekarang ini kita mendorong perusahaan perusahaan besar untuk produknya saat di export itu memasukan kode 952 di dokumen pemberitahuan export barang," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini