Share

Naik Luar Biasa, Saham GPSO Dipantau BEI

Anggie Ariesta, MNC Portal · Rabu 14 Desember 2022 09:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 14 278 2726721 naik-luar-biasa-saham-gpso-pantauan-bei-BVMIz0MMFP.jpg BEI Pantau Saham UMA. (Foto: Okezone.com/AWSJ)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau pergerakan saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO). Saham GPSO masuk dalam radar pantauan akibat adanya peningkatan harga saham di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

Diketahui, emiten yang bergerak di bidang reparasi alat ukur, alat uji dan peralatan navigasi, serta pengontrol ini menunjukkan gerak saham yang menguat secara signifikan dengan naik 49,12% pada 5 hari terakhir perdagangan. Bahkan, saham GPSO pada perdagangan Selasa (13/12/2022) terpantau naik 30,77% di level 170.

Baca Juga: BEI Soroti Saham BHAT dan GOOD Usai Turun Tidak Wajar

"Dengan ini kami menginformasikan adanya peningkatan harga saham GPSO yang di luar kebiasaan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity)," tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M. Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A, dikutip Rabu (14/12/2022).

Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dibidang Pasar Modal.

Baca Juga: BEI Pantau Saham FITT, Kenaikan Harganya di Luar Kebiasaan

Informasi terakhir mengenai GPSO adalah informasi tanggal 12 Desember 2022 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait penjelasan atas volatilitas transaksi.

Follow Berita Okezone di Google News

Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham GPSO tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini.

Oleh karena itu, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini