Share

Lelang Dini 3.942 Paket Proyek Rp89,11 Triliun, PUPR Percepat Realisasi Anggaran 2023

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Rabu 18 Januari 2023 10:24 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 18 470 2748409 lelang-dini-3-942-paket-proyek-rp89-11-triliun-pupr-percepat-realisasi-anggaran-2023-pcaMU8CWvA.jpg PUPR Lelang Dini Proyek 2023. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melakukan lelang dini 3.942 paket kontraktual senilai Rp89,11 triliun pada Oktober 2022. Hal tersebut supaya mempercepat realisasi anggaran TA 2023.

Hingga 15 Januari 2023, tercatat sebanyak 1.204 paket senilai Rp52,77 triliun (59,21%) telah terkontrak (termasuk MYC lanjutan), 1.155 paket senilai Rp12,80 triliun (14,42%) dalam proses lelang, dan 1.583 paket senilai Rp23,49 triliun (26,37%) belum lelang.

Baca Juga: Menteri Basuki Targetkan Jalan Tol Tersambung Sepanjang 2.697 Km hingga 2024

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan, dari total paket kontraktual, pada TA 2023 sebesar Rp23,29 triliun atau 18,60% untuk tender kontrak Single Year (SYC), sebesar 14,89 triliun (11,89%) untuk tender kontrak tahun jamak (MYC) baru, dan sebesar Rp50,39 triliun (40,67%) untuk tender kontrak MYC lanjutan.

"Untuk paket Multi Years Contract lanjutan tidak tender lagi, biasanya hanya paket Single Year dan Multi Years Contract yang baru. Jadi pada TA 2023 untuk yang Single Year sebesar Rp23,29 triliun dan MYC baru sebesar Rp14,89 triliun," kata Menteri Basuki dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI, Selasa (17/1/2023).

Baca Juga: Komitmen Industri Asuransi Usai Bertemu Jokowi, Siap Dukung Pembangunan Infrastruktur

Basuki mengatakan, sebagai tindak lanjut atas rencana program Kementerian PUPR 2023, anggaran dialokasikan pada pembangunan infrastruktur sumber daya air sebesar Rp41,95 triliun di antaranya untuk melanjutkan pembangunan 12 bendungan on-going, pembangunan 6.900 ha daerah irigasi, 98.700 ha rehabilitasi dan peningkatan irigasi, dan pembangunan pengendali banjir dan pengaman pantai sepanjang 87,75 km.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Selanjutnya bidang konektivitas sebesar Rp49,31 triliun digunakan untuk pembangunan 444 km jalan baru, pembangunan 8.255 meter jembatan, pembangunan 2.165 meter flyover/underpass seperti Sekip Ujung (Sumsel), Gelumbang (Sumsel), dan Aloha (Jatim) serta pembangunan 6,5 km jalan tol antara lain, Tol Serang-Panimbang dan Tol Semarang-Demak.

Bidang permukiman sebesar Rp25,03 triliun digunakan untuk pembangunan dan peningkatan 2.206 liter/detik SPAM, Sistem Pengelolaan Air Limbah untuk 16.600 KK, Sistem Pengelolaan Persampahan untuk 26.500 KK, penanganan 307 ha kawasan kumuh, penyelenggaraan bangunan gedung antara lain, gedung parkir motor dan Kantin DPR RI, pembangunan Sarana dan Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar seperti Renovasi Rumah SMA Taruna Nusantara, dan penataan kawasan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini