Share

Daftar 7 Perusahaan Raksasa Dunia yang PHK Karyawan di Awal 2023, Ribuan Pekerja Jadi Pengangguran

Dani Jumadil Akhir, Okezone · Selasa 24 Januari 2023 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 320 2751931 daftar-7-perusahaan-raksasa-dunia-yang-phk-karyawan-di-awal-2023-ribuan-pekerja-jadi-pengangguran-FIG1eOu8S5.JPG Ilustrasi PHK. (Freepik)

JAKARTA - Daftar perusahaan raksasa dunia yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan pada awal 2023. Bahkan, PHK yang dilakukan hingga ribuan pekerja.

Dampaknya, pekerja yang terkena PHK menjadi penggangguran. Alasan perusahaan raksasa dunia melakukan PHK karena kondisi ekonomi global yang terancam resesi pada 2023.

Sebut saja, Alphabet induk Google yang melakukan PHK massal. Terbaru Spotify melakukan PHK 600 karyawan.

 BACA JUGA:Spotify PHK 600 Karyawan, Ini Alasannya

Berikut ini daftar perusahaan raksasa dunia yang melakukan PHK karyawan seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Selasa (24/1/2023).

1. Alphabet induk Google

Perusahaan induk Google, Alphabet Inc (GOOGL.O) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ke sekitar 12.000 karyawannya.

Dilansir dari Reuters di Jakarta, Sabtu (21/1/2023), keputusan ini diambil perusahaan karena dampak dari ekonomi global.

Perusahaan kini dilaporkan akan terus menggunakan kecerdasan buatan (Al) setelah memberhentikn staf yang mendukung proyek mereka.

Spotify

2. Microsoft

Microsoft berencana melakukan PHK massal terhadap 10.000 karyawan. Langkah ini sebagai upaya memangkas biaya operasional perusahaan.

Sebelum mengumumkan rencana PHK, di World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss CEO Microsoft Satya Nadella mengatakan bahwa perusahaan tidak kebal terhadap pelemahan ekonomi global.

“Tidak ada yang bisa menentang gravitasi dan gravitasi di sini adalah pertumbuhan ekonomi yang disesuaikan dengan inflasi,” katanya kepada pendiri WEF Klaus Schwab, Jumat (20/1/2023).

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

3. Vox Media

Vox Media akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 7% karyawannya. Berdasarkan memo Kepala Eksekutif Jim Bankoff, perusahaan berita Vox dan The Verge akan melakukan PHK terhadap 130 orang.

4. Amazon

Amazon melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 18.000 karyawan memasuki tahun 2023 dalam upaya efisiensi. Pekerja yang terkena dampak akan diberikan informasi mulai 18 Januari 2023.

Melansir BBC, Kamis (5/1/2023) Jumlah pekerja yang terkena dampak PHK tersebut sekitar 6% dari 300.000 tenaga kerja korporat perusahaan. Pada bulan November tahun lalu, Amazon mengatakan telah memulai putaran PHK tetapi tidak memberikan angka berapa banyak pekerja yang dipangkas.

5. McDonald's

McDonald's berencana melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada karyawannya. Hal ini untuk mengurangi beben operasional perusahaan dan biaya lainnya.

Info mengejutkan tersebut diungkap dalam sebuah memo CEO Chris Kempczinski kepada karyawan beberapa waktu lalu.

“Kami akan melakukan mengevaluasi terhadap peran kepegawaian di beberapa bagian organisasi dan akan ada keputusan yang sulit untuk masa mendatang,” kata Kempszinski.

PHK akan dimulai pada April 2023. Namun, belum jelas berapa jumlah karyawan yang akan di-PHK.

6. Goldman Sachs

 

Goldman Sachs bakal PHK ribuan karyawan. Salah satu perusahaan di Wall Street, Goldman Sach memberi isyarat memangkas ribuan pekerjaan karena menghadapi lingkungan ekonomi yang sulit.

Goldman Sachs bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atau layoff kepada 3.200 karyawannya pada pekan ini. Informasi ini disampaikan pada Senin (9/1/2023).

7. Spotify

Spotify melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 600 karyawan. PHK Spotify menambah deretan perusahaan teknologi yang melakukan PHK massal.

SpotifyTechnology SA (SPOT.N) mengatakan perusahaan berencana memangkas 6% tenaga kerjanya. Industri teknologi menghadapi penurunan permintaan setelah dua tahun pertumbuhan yang didorong oleh pandemi dan melakukan rekrutmen secara agresif.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini