Share

Berapa Harga Kelapa Sawit per Kilo Sekarang?

Fayha Afanin Ramadhanti, Okezone · Rabu 25 Januari 2023 21:13 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 320 2752895 berapa-harga-kelapa-sawit-per-kilo-sekarang-Qj8x7FQz9N.jfif Berapa Harga Kelapa Sawit per Kilo Sekarang? (Foto: Okezone.com/Kemenkop)

JAKARTA - Berapa harga kelapa sawit per kilo sekarang? Kementerian Perdagangan mencatat harga referensi produk minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) periode 16–31 Januari 2023 sebesar USD920,57/MT.

Menurut Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Budi Santoso, nilai ini meningkat sebesar USD61,61 atau 7,17% dari periode 1-15 Januari 2023, yaitu sebesar USD858,96/MT.

Penetapan ini tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 53 Tahun 2023 tentang Harga Referensi Crude Palm Oil yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit periode 16-31 Januari 2023.

Baca Juga: Ini Sejarah Penerbitan Uang Koin Rp1.000 Gambar Kelapa Sawit

“Saat ini harga referensi CPO mengalami peningkatan dan kembali menjauhi ambang batas sebesar USD 680/MT. Untuk itu, merujuk pada PMK yang berlaku saat ini, maka Pemerintah mengenakan bea keluar CPO sebesar USD 74/MT dan pungutan ekspor CPO sebesar USD 95/MT untuk periode 16-31 Januari 2023,” kata Budi.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menginstuksikan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) segera membuat harga acuan komoditas minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO).

Baca Juga: 5 Cara Menjual Uang Koin Rp1.000 Gambar Kelapa Sawit, Bisa Dihargai Ratusan Juta Rupiah

Pasalnya, dalam sidang bersama DPR, Kementerian Perdagangan disinggung perihal harga acuan CPO yang masih mengikuti harga acuan Malaysia. Padahal selama ini Indonesia merupakan negara penghasil sawit terbesar di dunia.

“Beberapa kali di sidang kabinet disinggung, masa kita ikut dengan Malaysia, padahal kita yang punya sawit, tapi kita malah ikut harga acuan Malaysia. Yang jelek siapa? Ya Bappebti. Punya Bappebti tapi kok ikuti Malaysia,” ujar Mendag Zulhas saat memberi sambutan Pembukaan Rapat Kerja Bappebti, di Kantor Kementerian Perdagangan.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Orang nomor satu di Kemendag itu juga meminta Kepala Bappebti untuk membentuk harga acuan CPO sebelum Juni 2023 dengan segala kewenangan yang dimiliki. Sehingga dengan demikian, Indonesia tidak lagi mengikuti harga acuan Negeri Jiran itu.

Selain CPO, Bappebti juga harus membuat harga acuan sendiri untuk komoditas karet, kopi, dan lada. Pasalnya Indonesia saat ini baru memiliki harga acuan sendiri khusus untuk komoditas timah.

“Usahakan sebelum Juni 2023 ini sudah punya harga acuan sendiri, karena sekarang yang baru punya harga acuan sendiri hanya timah,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini