Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Atasi Banjir, Menteri Basuki Minta Anak Buahnya Awasi Pergerakan Air Sungai

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Selasa, 31 Januari 2023 |12:22 WIB
Atasi Banjir, Menteri Basuki Minta Anak Buahnya Awasi Pergerakan Air Sungai
Menteri PUPR Basuki (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta ke anak buahnya, terutama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS)/Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk memperketat monitoring pergerakan debit air sungai untuk mengantisipasi kemungkinan bencana banjir.

"Banjir dan kekeringan harus bisa diatasi, Kepala BBWS/BWS harus paham mengenai manajemen risiko banjir dan kekeringan," kata Menteri Basuki pada pernyataan tertulisnya, Selasa (31/1/2023).

Terkait manajemen risiko banjir, Menteri Basuki menyebut bahwa para Kepala BBWS/BWS harus mengetahui persis seluruh sistem tata air yang ada di wilayahnya. Hal ini diperlukan untuk mengambil langkah penanganan yang tepat ketika memasuki musim hujan.

"Seperti yang disampaikan Presiden, penanganan banjir harus dari hulu, tengah dan hilir. Tolong dievaluasi semua kesiapan sistem sebelum musim hujan, periksa tanggul-tanggul yang harus disiapkan, pastikan pompa-pompa berfungsi, dan siapkan pengoperasian pintu bendungan," sambungnya.

Selain risiko banjir, Menteri Basuki menyampaikan, Kepala BBWS/BWS selaku manajer pengelola SDA juga harus mempersiapkan potensi kekeringan saat musim kemarau tiba. Untuk itu diperlukan pemetaan kawasan daerah rawan kekeringan di setiap wilayah sungai.

"Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait dengan kedatangan fenomena El Nino yang membuat curah hujan makin berkurang dan musim kemarau akan lebih kering. Kepala Balai harus mengetahui lokasi-lokasi sumber air, cek sumur-sumur dan pompa air. Jangan sampai sumurnya ada tapi pompanya tidak berfungsi," kata Menteri Basuki.

Menteri Basuki menambahkan Kepala BBWS/BWS juga bertindak sebagai construction manager (manajer pembangunan) untuk memastikan kualitas pembangunan infrastruktur SDA di Kementerian PUPR.

"Sebagai pelaksana program, Kepala BBWS/BWS harus mengawasi betul kontraktor dan konsultan pelaksana. Kualitas pekerjaan ditentukan oleh Kepala Balai, bukan kontraktor. Harus tegas, anda bertanggung jawab atas progres fisik dan keuangan," tuturnya Menteri Basuki.

Kemudian, lanjut dia Kepala Balai juga mempunyai tugas sebagai Manajer Sumber Daya Manusia (SDM). "Anda bertanggung jawab dalam pengendalian SDM di balai masing-masing, Jaga kredibilitas dan integritas Kementerian PUPR," pungkasnya.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement