Share

Kriteria Motor yang Bisa Dikonversi dari BBM ke Listrik

Atikah Umiyani, MNC Portal · Selasa 31 Januari 2023 16:49 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 31 320 2756502 kriteria-motor-yang-bisa-dikonversi-dari-bbm-ke-listrik-NmdCOT2z9q.jpg Konversi Motor BBM ke Listrik. (Foto: Okezone.com/EBTKE)

JAKARTA - Kementerian ESDM tengah menyusun kriteria-kriteria motor BBM yang bisa dikonversi menjadi motor listrik. Salah satunya usia motor maksimal 10 tahun.

"Untuk kriteria motor konversi per sekarang memang kan memang anggarannya belum ada, tapi kan sudah disetujui di sidang kabinet jadi Menteri ESDM akan menyusun usulan anggaran. Dari usulan kita, kalau untuk motor konversi kita akan mengusulkan kriterianya itu, pertama motornya harus paling tua kira-kira 7 sampai 10 tahun," ujar Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana, saat Konferensi Pers Capaian Tahun 2022 dan Program Kerja Tahun 2023 Subsektor Ketenagalistrikan dan EBTKE di Kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Jakarta, Selasa (31/1/2023).

Baca Juga: Mau Konversi Motor BBM ke Listrik, Segini Biaya yang Dibutuhkan

Menurutnya, usia motor jangan terlalu tua karena akan menyulitkan proses selanjutnya. Sebab motor yang akan di konversi harus melalui beberapa pemeriksaan lagi karena seakan-akan dibuat seperti motor baru.

"Kemudian, kita akan menerapkan syarat berikutnya yaitu kapasitas motornya. Motor yang muter, motor listriknya, itu kapasitasnya akan kita batasi. Jadi kita tidak akan masuk ke konversi yang kecil banget. Kan itu ada motor-motor yang kaya sepeda tapi ada motornya ada baterainya itu kan banyak. Kita tidak akan masuk ke wilayah itu," tuturnya.

Baca Juga: Sulap Motor Bensin ke Motor Listrik Butuh Waktu Semingu

Kementerian ESDM juga tidak akan memberikan insentif untuk motor besar.

"Ini nanti akan menyasar motor bensin yg cc nya di atas 100 sampai 125. 125 plus minus. Motor-motor itu lah yang secara populasi sekarang paling banyak," imbuhnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Kemudian terkait baterai, Dadan menyebutkan, aturan saat ini hanya diperbolehkan untuk menggunakan baterai yang berbasis lithium. Untuk kapasitas baterainya juga terbatas di angka 1,2 sampai 1,5 kwh.

"Siapa yang bisa mendapatkannya? kalau usulan ESDM siapapun. Karena kalau untuk motor konversi itu kan tujuan kita adalah untuk subtitusi BBM. kan kalau motor konversi dia pasti tidak menggunakan BBM mesinnya nanti akan dihancurin soalnya kita kan menghindari mesin itu digunakan yang lain," tukasnya.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini