Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI Hanya Buka 15 Bandara Jadi Pintu Masuk Antar Negara, Ini Alasannya

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Rabu, 01 Februari 2023 |13:50 WIB
RI Hanya Buka 15 Bandara Jadi Pintu Masuk Antar Negara, Ini Alasannya
Ilustrasi bandara. (Foto: MPI)
A
A
A

Sebaliknya, pemerintah justru berupaya meningkatkan kedatangan warga negara asing ke Indonesia dengan tujuan berwisata.

"Tapi yang kita tidak mau kan membuka Airport sebesar-besarnya, lebih banyak orang Indonesia yang ke luar negeri, daripada yang di dalam negeri," tuturnya.

Erick mencatat, meski hanya 15 bandara yang dijadikan sebagai pintu masuk antar negara, pemerintah tetap melakukan konektivitas dengan penerbangan domestik di berbagai daerah di Indonesia.

"Ini lah kenapa Airport yang 15 ini menjadi titik masuk, tetapi isinya kan bukan di situ antara konekting domestik flight harus bisa diperbaiki," jelasnya.

Konektivitas tersebut lantaran jumlah wisatawan lokal mencapai 70% dari total wisatawan nasional. Sementara 30% lainnya berasal dari wisatawan mancanegara (wisman).

"Kalau kita lihat pariwisata itu 70% lokal 30% asing. Kenapa Pak Sandi juga sekarang mendorong percepatan pariwisata bisa mulai recover," pungkas Erick.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement