Selain itu, produk utama impor nonmigas yang turun paling dalam pada Januari 2023 ini antara lain perabotan, lampu, dan alat penerangan (HS 94) sebesar 41,83%, instrumen optik, fotografi, dan sinematografi (HS 90) 37,60%, susu, mentega, dan telur (HS 04) 33,73 persen, logam mulia dan perhiasan (HS 71) 33,08%, serta buah-buahan (HS 08) 24,84% MoM.
Mendag menyampaikan, berdasarkan negara asalnya, impor nonmigas Indonesia didominasi Tiongkok, Jepang, dan Thailand dengan total pangsa 48,76% dari total impor nonmigas Januari 2023.
Negara asal impor dengan penurunan impor nonmigas terbesar pada Januari 2023 adalah Oman sebesar 51,79%, diikuti Hongkong (48,66%), Brasil (32,96%), Australia (31,67%), dan Swedia (19,20%) MoM.
Sementara itu, negara asal impor dengan peningkatan impor nonmigas terbesar bulan Januari 2023 adalah Yordania sebesar 254,45%, diikuti Kazakhstan (67,20%), Argentina (65,60%), Prancis (41,51%), dan Taiwan (24,21%) MoM.
(Taufik Fajar)