4. Biaya KCJB Bengkak hingga 18,2 triliun
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan bahwa, Indonesia-China telah sepakat nilai pembengkakan biaya proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sebesar USD1,2 miliar atau Rp18,2 triliun.
"Kita sepakat dengan angka cost overrun USD1,2 billion, ini sedang kita rapikan terkait pajak klering frekuensi sudah sepakat angkanya, kita akan ke BPKP dan Komite," ungkap Tiko saat ditemui di gedung DPR RI.
5. Total Biaya Bangun Kereta Cepat
Sebagaimana diketahui, pembangunan KCJB mencapai USD4,55 miliar atau setara Rp64,9 triliun. Dana tersebut berasal dari pinjaman China Development Bank.
Adapun jumlah tersebut setara dengan 75% dari total nilai investasi KCJB sebesar USD6,07 miliar. Pinjaman tersebut disepakati sejak 12 Mei 2017 lalu dengan tenor 40 tahun, masa tenggang 10 tahun, dan availability period hingga 2022. Sementara, suku bunga pinjaman 2% untuk USD dan 3,5% untuk yuan.
(Feby Novalius)