“Saat ini kami sedang menjajaki pasar Nigeria, dan nantinya mulai melebar ke negara-negara Afrika lainnya," tambahnya.
Diketahui, tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan kinerja double digit. Guna memenuhi target tersebut, perseroan berencana meluncurkan 10 sampai 12 produk baru. Hingga 2023, portfolio produk baru Phapros akan terdiri dari 60% branded dan 40% generik.
Phapros juga akan melakukan re-branding produk obat jual bebas dan berkolaborasi dengan Universitas Airlangga dan RSUD dr. Soetomo, Surabaya untuk mengembangkan alat kesehatan tulang dan gigi.
Berdasarkan laporan keuangan yang tidak diaudit per 30 September 2022, PEHA mencatatkan laba bersih sebesar Rp17,12 miliar tumbuh 57,33% dari periode yang sama tahun lalu Rp10,88 miliar.
Laba bersih ini dikontribusi atas kenaikan penjualan bersih produsen Antimo ini yang naik 14,24% menjadi Rp876,43 miliar dari Rp767,17 miliar pada 9 bulan di 2021.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.