Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke Level 6.873, Transaksi Perdagangan Rp7,6 Triliun

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 21 Februari 2023 |15:14 WIB
IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke Level 6.873, Transaksi Perdagangan Rp7,6 Triliun
IHSG Melemah (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 21,31 poin atau 0,31% ke level 6.873,40 pada sesi terakhir perdagangan, Selasa (21/2/2023).

Pada penutupan perdagangan IHSG, terdapat 210 saham menguat, 294 saham melemah dan 221 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp7,6 triliun dari 16,5 miliar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 melemah 0,46% ke 950,505, indeks JII melemah 0,22% ke 581,27, indeks IDX30 melemah 0,54% ke 493,895 dan indeks MNC36 melemah 0,51% ke 353,714.

Indeks sektoral yang menguat antara lain sektor bahan baku 0,69%, siklikal 0,32%, transportasi 2,31%. Mayoritas melemah antara lain sektor energi 0,87%, industri 0,48%, non siklikal 0,06%, kesehatan 0,17%, keuangan 0,7%, properti 0,46%, teknologi 0,32%, infrastruktur 0,21%.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) naik 21,65% ke Rp118, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) naik 16,76% ke Rp202 dan saham PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) naik 10,00% ke Rp286.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) turun 6,84% di Rp354, PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) turun 6,80% di Rp137 dan PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) melemah 6,78% di Rp550.

Sedangkan tiga saham yang teraktif diperdagangkan antara lain PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement