Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Laba Emiten Kertas Alkindo (ALDO) Turun 13,91% Jadi Rp65,30 Miliar

Cahya Puteri Abdi Rabbi , Jurnalis-Senin, 03 April 2023 |09:46 WIB
Laba Emiten Kertas Alkindo (ALDO) Turun 13,91% Jadi Rp65,30 Miliar
Laba ALDO alami penurunan (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Laba emiten kertas PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) mengalami penurunan 13,91% menjadi Rp65,30 miliar. Pada tahun 2021 ALDO membukukan laba sebesar Rp75,85 miliar.

Di samping itu, penjualan bersih perseroan juga tercatat turun 3,79% menjadi Rp1,40 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp1,45 triliun. Berdasarkan produknya, penjualan kertas tercatat sebesar Rp497,65 miliar dan penjualan kertas konversi tercatat sebesar Rp439,13 miliar. Kemudian, penjualan produk polimer tercatat sebesar Rp253,93 miliar, serta penjualan produk kimia tercatat sebesar Rp211,18 miliar.

Direktur Utama ALDO, H. Sutanto mengungkapkan, penurunan laba dan pendapatan perseroan disebabkan oleh kenaikan biaya antara lain terkait pembelian mesin baru. Di mana, beban bunga pinjaman pembelian sudah mulai ditanggung di tahun lalu.

Selain itu, adanya penambahan tenaga kerja di 2022 untuk pemasangan mesin baru di Eco Paper juga menyebabkan biaya karyawan naik, sedangkan mesin baru mulai beroperasi pada Februari 2023.

“Kita telah melakukan efisiensi di berbagai bidang untuk menekan biaya. Namun, sehubungan dengan pemasangan mesin pengolahan kertas coklat daur ulang yang baru, maka terjadi peningkatan pengeluaran yang berasal dari beban bunga dan biaya pemasangan, termasuk di dalamnya tambahan biaya tenaga kerja,” kata Sutanto dalam keterangan resminya, Sabtu (3/4/2023).

Di sisi lain, kata Sutanto, turunnya harga bahan baku kertas kardus bekas (OCC) juga berpengaruh terhadap penjualan dan profitabilitas. Di samping itu, perang Rusia-Ukraina yang pecah sejak awal tahun 2022 telah berdampak pada kenaikan harga bahan bakar minyak dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, yang juga menaikkan biaya-biaya yang harus ditanggung perseroan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement