Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rugi Indofarma Bengkak Jadi Rp428 Miliar pada 2022

Hana Wahyuti , Jurnalis-Selasa, 04 April 2023 |13:15 WIB
Rugi Indofarma Bengkak Jadi Rp428 Miliar pada 2022
Rugi Saham Indofarma (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - PT Indofarma Tbk (INAF) masih rugi 2022 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk bertambah besar menjadi Rp 428 miliar ketimbang rugi tahun lalu sebesar Rp 37 miliar.

Rugi per saham ikut terkerek menjadi Rp 138,25 per saham dari Rp 12,12 per saham. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta dikutip Harian Neraca, Selasa (4/4/2023).

Dari sisi penjualan bersih seperti diumumkan dalam laporan keuangan konsolidasian, pendapatan Indofarma menyusut tajam 60,5% dari penjualan pada 2021 sebesar Rp 2,9 triliun menjadi Rp 1,1 triliun pada 2022. Perseroan menjelaskan, penurunan pendapatan akibat menurunnya penjualan produk dan jasa di pasar lokal.

Lima produk perseroan yakni ethical, FMCG, alat kesehatan, jasa klinik dan lainnya, vaksin serta over the counter semuanya hanya mampu mencetak total penjualan sebesar Rp 1,1 triliun. Angka tersebut anjlok dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp 2,8 triliun. Sementara, penjualan produk over the counter dan ethical di pasar ekspor membukukan sebesar Rp 14,4 miliar, melonjak 52% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 6,8 triliun.

Kendati pendapatan dari penjualan produk dan jasa perseroan mengalami banyak tekanan, emiten berkode saham INAF itu berhasil melakukan efisiensi terhadap beban pokok penjualan. Jika pada periode sebelumnya beban pokok penjualan mencapai Rp 2,4 triliun, pada tahun 2022 beban pokok penjualan menyusut menjadi Rp 1,2 triliun.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement