JAKARTA - PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) meraup laba bersih Rp1,06 triliun tahun 2022. Capaian itu mampu membalikkan rugi yang dicapai tahun 2021 senilai Rp435,32 miliar.
Hal ini juga merupakan rekor bagi FREN setelah puluhan tahun membukukan rugi. Berdasarkan catatan MNC Portal Indonesia (MPI), kerugian FREN berlangsung sejak 2008.
Artinya perusahaan ini ditekan rugi selama 14 tahun, setelah merasakan manisnya laba bersih senilai Rp50,34 miliar pada 2007, satu tahun sejak melantai pada 29 November 2006.
Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Senin (10/4/2023) performa bottomline akhir 2022 ini mendorong laba per saham dasar FREN tumbuh menjadi Rp3,35 per saham dari semula minus Rp1,39 Peningkatan pendapatan menjadi salah satu penyebabnya.
FREN membukukan pendapatan usaha sebesar Rp11,2 triliun, alias meningkat 7,133% year-on-year (yoy) dibandingkan 2021 senilai Rp10,45 triliun.