Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tingkat Suku Bunga Sudah Capai Puncak, Prospek Obligasi Tahun Ini Cerah?

Safina Asha Jamna , Jurnalis-Jum'at, 14 April 2023 |11:10 WIB
Tingkat Suku Bunga Sudah Capai Puncak, Prospek Obligasi Tahun Ini Cerah?
Prospek investasi obligasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Tingkat kenaikan suku bunga di Indonesia saat ini dinilai sudah mencapai puncaknya, yakni sebesar 5,75%.

Head of Fix Income PT Mirae Asset Indonesia Nita Amalia mengatakan tingginya tingkat suku bunga ini dinilai cukup menarik untuk investasi pada instrumen obligasi, khususnya obligasi pemerintah.

“Kami menilai investasi pada obliasi tenor menengah panjang cukup menarik saat ini. Momentum harga yang masih menarik ini bisa dimanfaatkan di tengah suku bunga yang masih tinggi,” katanya dalam Media Day: April 2023 by Mirae Asset, pada Kamis (13/4/2023).

Sementara itu, Nita menilai untuk obligasi tenor pendek masih cenderung berfluktuasi mengingat prospek ekonomi global penuh ketidakpastian.

Selain itu, Senior Economist PT Mirae Asset Indonesia Rully Arya Wisnubrata juga menilai obligasi tenor menengah panjang cenderung lebih aman karena potensi fluktuasi pasar masih cukup tinggi mengingat ketidakpastian ekonomi global juga masih tinggi.

“Karena itu, untuk menghindari risiko gejolak pasar pada obligasi tenor pendek, kami menyarankan berinvestasi pada tenor menengah-panjang, atau artinya di atas 3 tahun” ujarnya.

Sejak awal tahun 2023 return obligasi juga masih positif seiring dengan tingginya tingkat kepercayaan investor asing kepada efek utang pemerintah Indonesia.

Ketertarikan tersebut dicerminkan pada porsi kepemilikan SBN oleh investor asing mencapai Rp818,53 triliun atau setara 14,89% nilai beredar pada akhir Maret 2023, yang mengalami kenaikan dari Rp762,19 triliun atau setara 14,36% dari nilai beredar akhir tahun 2022 lalu.

Selain masuknya investor asing ke pasar efek utang Indonesia, Nita mengatakan ada dua faktor positif lain yang juga dapat mendukung return investasi investor pada obligasi, yakni sifat obligasi yang stabil dengan potongan pajak yang rendah dan naiknya target nilai penerbitan obligasi pemerintah tahun ini.

Dari sisi sifat instrumennya, obligasi memang sering dinilai sebagai instrumen yang lebih stabil dan pasti dibandingkan instrumen investasi lain karena pergerakannya yang stabil.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement