Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Oleh-Oleh Khas Malang Diserbu Pemudik, Penjual Kantongi Cuan Rp20 Juta

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 25 April 2023 |19:22 WIB
Oleh-Oleh Khas Malang Diserbu Pemudik, Penjual Kantongi Cuan Rp20 Juta
Oleh-oleh khas Malang. (Foto: MPI)
A
A
A

MALANG - Pelaku usaha oleh-oleh khas Malang tersenyum manis di saat libur Hari Raya Idul Fitri.

Pasalnya banyak pemudik yang datang ke Malang menyerbu beberapa toko pusat oleh-oleh khas Malang, salah satunya keripik tempe Sanan.

 BACA JUGA:

Hendra Setiono, salah satu pedagang keripik tempe musiman yang ada mengatakan pada tahun ini ia memproduksi kurang lebih sebanyak 2,7 ton keripik tempe dan saat ini tersisa sebanyak 200 kilogram.

Hasil produksi keripik tempe tersebut, tidak hanya dijual secara langsung, namun juga menyuplai kebutuhan pada sejumlah toko di kawasan Sanan itu.

 BACA JUGA:

"Produksi total 2,7 ton itu saya kirim ke toko lain tidak saya jual sendiri, sekarang tersisa 200 kilogram. Kalau omzet yang didapatkan berkisar antara Rp12 juta hingga Rp20 juta," ucap Hendra Setiono ditemui di kawasan Sanan, Kelurahan Purwantoro, Kota Malang, Selasa (25/4/2023).

Dia mengaku bahwa peningkatan pembelian produk keripik tempe hasil produksi rumahan tersebut terjadi mulai H-1 Lebaran 2023 hingga saat ini.

Dia tetap akan membuka lapak miiknya hingga 1 Mei 2023 dan berharap permintaan juga masih tinggi.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement