Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Biaya LRT Jabodebek Dipastikan Tak Ada Lagi Pembengkakan

Heri Purnomo , Jurnalis-Senin, 15 Mei 2023 |10:00 WIB
Biaya LRT Jabodebek Dipastikan Tak Ada Lagi Pembengkakan
LRT Jabodebek. (Foto: LRT)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Divisi LRT Jabodebek Mochamad Purnomosidi menegaskan bahwa proyek LRT Jabodebek kini sudah tidak mengalami pembengkakan biaya.

Purnomosidi mengatakan bahwa pembengkakan biaya proyek LRT Jabodebek karena adanya kondisi Covid-19 yang mengakibatkan keterlambatan waktu.

"InsyaAllah tidak, sudah (beres) hanya pas pandemi, kemudian penyelesaian lahan depo yang belum selesai, mau nggak mau mundur dan itu berdampak pada penambahan biaya," kata Purnomosidi dikutip Senin (15/5/2023).

Untuk diketahui, Biaya proyek Light Rail Transit (LRT) meningkat Rp2,6 triliun. Hal ini disebabkan oleh keterlambatan Commercial Operation Date (COD) Jabodebek. Keterlambatan ini terkait pembebasan lahan di Depo Bekasi Timur.

Adapun untuk menutupi pembengkakan biaya tersebut, KAI sebagai induk perusahaan mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) dari APBN tahun anggaran 2021 sebesar Rp6,9 triliun untuk pembangunan proyek LRT Jabodebek. Selain itu PMN tersebut juga diperuntukkan untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement