Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Garam Tembus Rp300 Ribu/Karung, Penjual Makanan Teriak

Arif Budianto , Jurnalis-Minggu, 21 Mei 2023 |14:21 WIB
Harga Garam Tembus Rp300 Ribu/Karung, Penjual Makanan Teriak
Garam. (Foto: Freepik)
A
A
A

BANDUNG - Pelaku usaha makanan di Bandung mengeluhkan naiknya harga garam dalam beberapa pekan terakhir.

Kenaikan harga garam menyebabkan naiknya biaya produksi yang mesti ditanggung pelaku usaha.

 BACA JUGA:

Saat ini, harga garam tembus Rp300 ribu per karung berisi 50 kg. Sebelumnya, harga garam berada pada kisaran Rp170 ribu per karung. Sementara jika memberi kiloan sekitar Rp6.500 per kg.

"Sudah satu minggu ini harganya naik sekitar Rp30 ribuan per karung, kami khawatir harganya akan terus naik," kata salah seorang perajin tahu di Bandung, Iniyani, Minggu (21/5/2023).

 BACA JUGA:

Menurut informasi yang dia dapat, kenaikan tersebut disebabkan ada masalah di tingkat petani. Di mana terjadi gagal panen. Kondisi tersebut menyebabkan stok garam menipis, sehingga mengalami kenaikan.

"Kalau untuk suplai enggak ada masalah, tapi ya itu, harganya naik terus. Ini cukup memberatkan," jelas dia.

 

Sebagai perajin tahu, Iniyani mengaku kebutuhan garam dalam satu minggu bisa menghabiskan dua hingga tiga karung garam. Garam tersebut digunakan untuk menambah rasa asin dalam pengolahan tahu kuning.

Iniyani mengaku, naiknya harga garam menyebabkan biaya produksi naik. Apalagi sebelumnya perajin tahu juga cukup berat atas naiknya harga kedelai yang menyebabkan naiknya biaya produksi.

"Biaya produksi naik, tapi kami enggak mungkin serta merta menaikkan harga tahu. Apalagi, tahu ini kan konsumennya banyak kalangan bawah. Kalau harganya dinaikkan terus, kami khawatir akan mempengaruhi kemampuan mereka belanja," imbuh dia.

Iniyani berharap, pemerintah bisa turun tangan mengatasi masalah ini. Setidaknya harga garam kembali normal seperti sedia kala.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement