JAKARTA - Seiring meningkatnya pertumbuhan penduduk Indonesia, kebutuhan energi juga terus meningkat. Pada 2060, jumlah penduduk Indonesia akan lebih dari 331 juta jiwa dan kebutuhan energi mencapai 519 metric ton oil equivalent (MTOE).
Kemudian, konsumsi listrik per kapita akan meningkat menjadi 5.862 kwh per kapita dari tahun lalu 2022, 1.173 Kwh per kapita. Dengan kata lain, pada 2060 konsumsi listrik di Tanah Air akan meningkat sekitar 5 kali lipat jumlah KWh per kapita.
"Jadi jumlah penduduk meningkat, jumlah KWh per kapita juga meningkat, jadi bisa kebayang itu tantangan kelistrikan untuk mendorong pertumbuhan pembangkitan," ujar Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Perencanaan Strategis Yudo Dwinanda Priadi, saat menjadi pembicara di acara Jakarta Energy Forum 2023 yang diselenggarakan oleh HIPMI, Rabu (31/5/2023).
Adapun dampak dari meningkatnya kebutuhan energi pada skenario business as usual adalah produski minyak tidak mencukupi kebutuhan nasional sehingga ketahanan energi akan menurun pada tahun 2060.
"Terdapat potensi ekspor gas bumi hingga tahun 2039, namun porsi gas bumi tidak mencukupi kebutuhan yang ada pada 2040," papar Yudo.