“Sehingga intervensi dari sisi supply harus terjaga dengan baik. Sementara kalau dari sisi permintaan, semua sudah terjaga cukup baik,” bebernya.
Adapun sisi permintaan Indonesia saat ini masih terjaga dengan baik terbukti dengan data analisis sentimen yang diteliti oleh Next Policy.
Fithra mengatakan, terjadi penurunan sentimen negatif di Twitter tentang harga pada bulan April.
“Kalau kita lihat di bulan Desember, terdapat 150 ribu tweets sentimen negatif terkait harga. Namun pada bulan April mengalami penurunan hingga mencapai 110 - 120 ribu. Walau masih dominan, tapi trennya mengalami penurunan. Sehingga dari sisi permintaan atau daya beli masyarakat saat ini masih terjaga dengan baik,” terangnya.
Sementara itu, Fithra menilai penahanan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate tetap pada angka 5,75% juga berperan dalam upaya untuk melandaikan inflasi.
“Penahanan suku bunga 5,75% ini suatu hal yg baik karena BI tidak buru-buru dalam menurunkan suku bunga meskipun tekanan eksternal mulai melemah. Ini karena BI masih mempertimbangkan faktor domestik khususnya pada periode pasca lebaran yang sangat krusial. Sehingga BI menunjukan komitmennya untuk mengendalikan inflasi sembari mempertahankan ketahanan ekonomi di tengah dinamika global,” pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.