JAKARTA - PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) membukukan laba tahun berjalan USD51,6 juta atau setara Rp 774,3 miliar atau terkoreksi 6,29% dari USD550,8 juta di kuartal I-2022
Dikutip Harian Neraca, Selasa (4/7/2023) sementara pendapatan neto emiten alat berat ini tercatat USD630,4 juta atau setara Rp9,45 triliun di kuartal I-2023. Penghasilan neto ini meningkat 36,10% dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya sebesar USD463,2 juta.
Penghasilan ini didominasi oleh penjualan alat berat ke pihak ketiga sebesar USD369,20 juta, penjualan suku cadang ke pihak ketiga US$132,9 juta, jasa pemeliharaan dan perbaikan USD69,6 juta, dan jasa penyewaan alat berat USD7,11 juta.
Sebagai informasi, kinerja HEXA per kuartal I/2023 merupakan kinerja full year tahun buku 2022. HEXA menggunakan tahun fiskal periode April 2022-Maret 2023 karena mengikuti induk usahanya Grup Hitachi Jepang.
Meningkatnya penghasilan ini turut membuat beban pokok penghasilan HEXA ikut naik menjadi 45,74% atau sebesar USD505,5 juta di kuartal I-2023.