Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Halangi Bus Besar Masuk, Pintu JIS Bakal Dibongkar

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Selasa, 04 Juli 2023 |15:44 WIB
Halangi Bus Besar Masuk, Pintu JIS Bakal Dibongkar
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyampaikan kalau Pintu Gerbang Zona Barat Jakarta Internasional Stadium (JIS) yang merupakan akses VVIP akan dibongkar. Hal ini agar bisa langsung dimasuki akses bus besar yang membawa pemain dan official.

Hal tersebut disampaikan saat peninjauan kesiapan stadion JIS untuk venue Piala Dunia U-17 oleh Menteri BUMN sekaligus Ketua PSSI Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menpora Dito Ariotedjo dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

"Ini kalau kita lihat adalah akses bis. Yang nantinya akan dipakai untuk bus besar pemain dan official. Kondisi sekarang bus besar tidak bisa masuk kesini karena ada di sana pintu itu, itu akan dibongkar supaya bus bisa masuk," ujar Basuki, Selasa (4/7/2023).

Dia meminta pembongkaran dan renovasi yang akan dilakukan pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta agar tidak menjadi polemik.

"Jadi gitu-gitu yang akan kita lakukan jadi mohon maaf kalau kondisi sekarang bus gak akan bisa masuk sini," ucapnya.

Dengan pembongkaran akses pintu VVIP Zona Barat yang memiliki atap pintu terlalu rendah, maka Basuki menyebutkan nantinya kedatangan bus besar pemain dan official akan jauh lebih praktis.

"Nanti pemain masuk sini (zona barat), lift di blok untuk pemain. Kalau kondisi sekarang gak bisa masuk karena ada pintu tiket disana, itu nanti harus dilebarkan atau dibongkar," katanya.

Terkait akses pintu masuk tersebut, Basuki meyakini setelah diperbaiki maka ada kemungkinan Stadion JIS berkesempatan untuk dipilih dari 22 stadion di Indonesia yang akan dilakukan renovasi.

"Kita akan kerjakan ini sebelum di evaluasi oleh FIFA.

Jadi tetap sudah cukup. Nanti tergantung pak Ketum mengusulkan tapi ini tetap menjadi salah satu kandidat.

Tapi kita perbaiki dahulu, jangan eksisting, kalau eksisting pasti ditolak (FIFA)," terangnya.

Pembongkaran dan renovasi beberapa bagian di Stadion JIS kata Basuki supaya memenuhi standar yang sudah ditetapkan oleh FIFA.

"Makanya kita cek sekarang (akses masuk Stadion JIS), jangan dijadikan polemik lagi. Semua yang kami lakukan secara teknis, jadi sekarang tidak ada lagi kayak gitu. Jadi sudah jangan (ada polemik) lagi. Kita memperbaiki supaya ini bisa masuk standar FIFA. Itupun nanti belum tentu pasti dipilih, tapi kita upayakan perbaikan. Kalau rumput sudah pasti tidak akan diterima, makanya kita ganti," pungkasnya.

Sementara itu, Menteri BUMN sekaligus Ketua PSSI Erick Thohir optimis selain JIS dan Stadio GBK Senayan, semua stadion yang sudah diperbaiki berkesempatan untuk menjadi venue berbagai pertandingan sepakbola skala internasional.

"Kita mengajukan stadion-stadion yang bisa digunakan pertandingan Timnas Indonesia di masa depan. Kemarin kita sudah uji coba Palestina di Surabaya, Argentina di Jakarta. Jadi kalau ada pertandingan lagi kita ingin memberikan kesempatan stadion lain tidak hanya GBK. Sehingga semua stadio dapat dirasakan seluruh rakyat Indonesia. Target penyelesaian perbaikan Stadion JIS ini nanti tiga bulan," pungkasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement