"Iya (akuisisi) ini sebenarnya strategi kita di tol asset recycle ya, jadi memang dilihat dari risiko jalan tol inikan risiko terbesar itu proses pembangunan," katanya.
Kementerian BUMN, lanjut Tiko, dalam lima tahun terakhir meminta BUMN Karya terus memperkuat pembangunan jalan tol. Setelah proses pembangunan selesai, pemegang saham lantas melaksanakan asset recycle yang merupakan strategi bisnis jangka panjang.
"Karena itu dalam pembangunan lima tahun terakhir kita mendorong HK dan WSKT terus melakukan pembangunan, tapi setelah itu kita melakukan asset recycle," ucap dia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.