Rencananya, dana hasil penawaran umum sebanyak 22,76% akan digunakan untuk penyetoran modal kerja ke PT Finfolk Media Nusantara, 19% untuk pembayaran jasa kontraktor, 17,5% untuk pembelian saham PT Untung Selalu Sukses (USS), dan 12,38% akan dipinjamkan ke PT Drsoap Global Indonesia (DGI).
Kemudian sekitar 11,9% akan dipinjamkan ke PT Amazara Indonesia Mudakarya (AIM), 6,54% akan dipinjamkan ke PT Syca Kreasi Indonesia (SKI), 5,10% untuk pembelian software, dan 4,82% untuk modal kerja FOLK.
Sedangkan FOLK bergerak untuk membangun ekonomi kreatif melalui media, brand, dan intelektual property dengan misi untuk membangun ekosistem yang scalable dan sustainable dengan berkolaborasi aktif dengan para disruptors.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.