Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Daftar Ojek Online yang Bangkrut di Indonesia

Kharisma Rizkika Rahmawati , Jurnalis-Rabu, 09 Agustus 2023 |03:01 WIB
Daftar Ojek <i>Online</i> yang Bangkrut di Indonesia
Ojek online. (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA – Moda transportasi online saat ini menjamur di Indonesia.

Persaingan berebut pasar transportasi berbasis aplikasi pun mulai terasa di bisnis yang mengandalkan kemudahan dan kepraktisan ini.

 BACA JUGA:

Hal ini membuat mereka ada yang sudah gulung tikar.

Ini dia daftar aplikasi ojek online yang sudah gulung tikar dirangkum Okezone, Rabu (9/8/2023):

1. Bangjek

Jasa ojek ini didirikan oleh Andri Harsil. Tarif yang diterapkan sebesar Rp4.000 untuk kilometer pertama dengan tarif Rp3,4 per meter selanjutnya. Selain menyediakan wifi gratis, pelanggan juga disediakan plastik pelindung rambut, kotak penyimpanan dan jas hujan. Sayangnya bisnisnya tidak bertahan lama serta gulung tikar pada 2019.

 BACA JUGA:

2. Uber

Layanan solusi transportasi ini berdiri sejak 2009, dan berpusat San Francisco, Amerika Serikat. Uber hadir untuk menghubungkan penumpang dan pengemudi taksi melalui aplikasi. Tujuannya membuat penumpang lebih mudah mengakses dan memberikan banyak pilihan kepada penumpang.

Sejak dihadirkan 2009 hingga saat ini, Uber hadir di ratusan kota pada 59 negara di dunia. Untuk di Indonesia, Uber telah hadir di Jakarta, Bandung dan Bali. Sayangnya, Uber harus tutup pada 2018 dikarenaka sulit bersaing dengan aplikasi ojek online lainnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement