JAKARTA – Simak cara membuat pakan ikan yang ternyata harganya lebih murah. Dalam upaya mendukung para pembudidaya ikan.
Pemerintah menyediakan mesin pembuat makanan ikan atau pelet ikan, supaya para pembudidaya ikan dapat menggunakannya. Tetapi yang terjadi malah, para pembudidaya ikan sudah jarang menggunakan mesin tersebut. Alasan utamanya, mesin yang gampang rusak dan pakannya sendiri juga belum bisa mengapung.
Selain itu, hal lain yang menjadi alasan para pembudidaya ikan ini tidak mau menggunakan mesin yang sudah diberikan pemerintah itu adalah karena harga bahan baku pelet ikan buatan di wilayahnya sudah tidak terjangkau lagi.
Tidak jarang juga para pembudidaya ikan ini memberikan pakan komersial untuk budidaya ikan mendapat hasil yang mengejutkan setelah mengaplikasikan probiotik.
Probiotik sendiri memiliki fungsi untuk menekan FCR (Feed Conversion Ratio) dalam penggunaan pakan komersial hingga 1 kg untuk menghasilkan 1 kg Ikan. Selain itu penggunaan Probiotik juga bisa mempercepat waktu pemeliharaan.
Pengaplikasian probiotik pada makanan ikan ini memang menuntut ketelatenan. Pasalnya, budidaya ikan setiap hari itu harus melakukan pencampuran probiotik dengan pakan ikan. Pembudidaya Ikan sendiri melakukan pencampuran probiotik dengan pakan ikan ini saat pagi hari yang kemudian digunakan untuk pemberian pakan pagi dan sore hari.
Biasanya 4 sak pakan (120 kg) membutuhkan 1 liter probiotik. Meski membutuhkan biaya tambahan untuk pembelian probiotik namun Pembudidaya Ikan bisa mendapatkan keuntungan yang berlebih karena biaya pakan bisa ditekan.
Berikut ini, mengenai beberapa keuntungan pencampuran pakan dengan probiotik dan vitamin C.
- Lebih Hemat
Setelah pakan direndam dengan probiotik dan vitamin C yang dicampur dengan Air dengan perbandingan 1 : 1, pakan bisa menjadi dua kali lipat jumlahnya. Hal ini karena pellet dicampur dengan air, vitamin dan probiotik dengan perbandingan Pakan dan Air 1 dibanding 1.
- Pakan bisa langsung dicerna oleh usus ikan.
Perendaman pakan dengan air menyebabkan pellet menjadi lebih lembut dan lebih mudah untuk dicerna.
- Tekstur Pellet lebih Lembut.
Karena pellet sebelum direndam biasanya cenderung teksturnya lebih keras. Setelah perendaman teksturnya akan lebih lembut sehingga menjadi mudah untuk dicerna dan diserap nutrisinya oleh ikan.
- Menambah Nutrisi pakan
Dengan penambahan Probiotik, saluran pencernaan ikan akan lebih baik karena probiotik ini bisa langsung diserap sekaligus di dalam saluran pencernaan ikan ketika pakan dimakan oleh ikan
- Merangsang Nafsu Makan Ikan
Pakar dari Jurusan Perikanan UGM Ir Gandung Hardaningsih menguraikan, dari berbagai riset, probiotik memang terbukti bagus untuk pemeliharaan air kolam dan pemacu pertumbuhan ikan. Karena ada introduksi mikroba positif maka kolam menjadi lebih sehat dan ikan juga lebih kuat terhadap stres dan penyakit. Yang pasti, pertumbuhan ikan bisa sangat pesat karena probiotik juga merangsang nafsu makan.
Dilansir melalui website Provinsi Sumatera Barat sumbarprov.go.id, berikut 2 cara Penggunaan probiotik.
Pertama : Digunakan di dasar Kolam/diaplikasikan ke air kolam.
Probiotik selain menambah nutrisi pakan ikan juga bisa digunakan untuk menggemburkan tanah apabila diaplikasikan di dasar kolam. Selain penggemburan dasar kolam ini probiotik juga bisa sekaligus memelihara kualitas air ketika kolam diisi air nanti. Terlebih lagi ketika probiotik ini juga diaplikasikan ketika ada air di kolam budidaya. Cara aplikasinya sangat mudah, probiotik ini cukup diguyurkan ke air kolam pada pagi hari setiap dua minggu sekali supaya air selalu sehat, tidak blooming dan penuh dengan plankton sebagai pakan alami.
Kedua: Dicampur ke Pelet (Pakan Ikan).
Pencampuran Probiotik dengan pelet selain untuk memacu pertumbuhan ikan sendiri sekaligus juga bisa membentengi dari kemungkinan terkena penyakit atau stres. Karena dengan pencampuran probiotik itu ke pakan, pakan pelet ini juga mengandung bakteri-bakteri menguntungkan dari probiotik tadi.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.